Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Bantuan Program Desa Mandiri Pangan

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_17410.jpg

    BANDUNG-Badan Ketahanan Pangan Daerah (BKPD) Provinsi Jawa Barat hingga saat masih menunggu usulan atau pengajuan dari kabupaten-kabupaten terkait dengan Program Desa Mandiri Pangan (DEMAPAN).

    “Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah bahwa penerima dana hibah itu harus berbadan hukum. Sehingga, hingga saat ini, Badan Ketahanan Pangan Daerah Provinsi Jawa Barat masih menunggu kabupaten-kabupaten yang lagi memproses badan hukum untuk pengajuan Program Desa Mandiri Pangan,” kata Kepala Sub Bidang Kerawanan Pangan Badan Ketahanan Pangan Daerah Provinsi Jawa Barat, Endang Ahmad, S.Sp, MEP di ruang kerjanya, Kantor BKPD Provinsi Jawa Barat, Jalan Ciumbuleuit Nomor 2, Kota Bandung, kepada jabarprov.go.id, Senin (16/5).

    Hibah yang akan diberikan kepada masing-masing kelompok masyarakat dalam Program Desa Mandiri Pangan itu, menurut Endang, besarnya Rp 50 juta. Rata-rata dalam satu desa ada dua kelompok masyarakat penerima atau Rp 100 juta perdesa.

    “Di masing-masing desa penerima dana hibah itu, nanti dibentuk lembaga keuangan desa. Adapun peruntukkan dana hibah itu, disesuaikan dengan rencana usaha kelompok, misalnya bisa untuk budidaya atau ternak, disesuaikan dengan kondisi lingkungan di masing-masing kelompok,” katanya.

    Endang menjelaskan, Desa Mandiri Pangan adalah desa yang masyarakatnya mempunyai kemampuan untuk mewujudkan ketahanan pangan dan gizi melalui pengembangan subsistem ketersediaan, subsistem distribusi, dan subsistem konsumsi pangan dengan memanfaatkan sumberdaya setempat secara berkelanjutan.

    Sedangkan kegiatan Desa Mandiri Pangan atau DEMAPAN adalah gerakan yang dilaksanakan secara berkelanjutan dan berkesinambungan untuk mewujudkan ketahanan pangan masyarakat, melalui pendekatan subsistem ketersediaan, subsistem distribusi dan subsistem konsumsi.

    “Diharapkan dengan adanya bantuan itu, kelompok-kelompok masyarakat setempat bisa menggunakan atau memanfaatkan potensi wilayahnya untuk meningkatkan pendapatan anggota kelompoknya. Tujuan akhirnya adalah memuwudkan kemandirian pangan di desa tersebut,” (enal)

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus