Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Percepat Pembangunan Tol Seroja

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_17498.JPG

    BANDUNG-BUPATI Bandung H. Dadang Mohamad Naser, S.H, S.Ip, M.Ipol memerintahkan jajarannya untuk bergerak cepat dalam rangka mendukung percepatan pembangunan jalan Tol Soreang-Pasirkoja. Percepatan tersebut termasuk diantaranya pembongkaran dan pemindahan tower atau BTS (Base Transceiver Station) milik PT. Protelindo di Rancamalang Kecamatan Margaasih.

    “Tower itu harus segera dipindahkan secepatnya, karena nantinya akan memperlambat terhadap percepatan pembangunan tol Soroja, untuk itu saya minta agar Kepala BPMP (Badan Penanaman Modal dan Perijinan) segera melakukan koordinasi dengan pemilik tower,” tegas Dadang Naser saat memimpin rapat pembahasan progres pembangunan jalan Tol Soroja di Bale Winaya Soreang, Jum’at (20/05/2016). Turut hadir Dirut PT. CMLJ (Citra Marga Lintas Jabar), Bagus Medi yang bertindak sebagai badan usaha jalan Tolo Soroja, Assisten Pemerintahan Kabupaten Bandung H. Yudhi Haryanto, S.H, SP1, Assisten Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat, Marlan, S.Ip, sejumlah camat dan beberapa kepala dinas/badan/kantor.

    Terhadap beberapa bidang lahan yang sampai saat ini belum dibebaskan, Dadang Naser meminta agar harga tanah ditetapkan sama seperti harga tahun lalu. Namun demikian, Dadang sangat setuju jika lahan pengganti untuk kepentingan Mesjid menjadi lebih luas dari lahan sebelumnya. “Sementara untuk tanah makam, karena tidak akan terganggu oleh pembangunan jalan tol tidak perlu ada penggantian, namun akses untuk menuju ke pemakaman tetap harus diperhatikan,” tambahnya pula.

    Perintah Bupati Bandung tersebut dikeluarkan sebagai tanggapan terhadap adanya beberapa kendala yang ditemui di lapangan dalam pembangunan jalan tol Soroja. Seperti pemindahan Mesjid, Tower dan beberapa bidang tanah yang belum dibebaskan karena adanya penolakan dari pemilik tanah yang menginginkan kesesuaian harga.

    Seperti dilaporkan Camat Margaasih Didin Syahidin, S.Ip, M.Si, di wilayahnya terdapat sekitar 5,6 Ha lahan yang belum dibebaskan. “Namun dari lahan seluas itu, sekitar 1,9 hektar kini sudah bersedia untuk dibebaskan,” kata Didin. Seraya menambahkan lahan yang belum dibebaskan tersebut terdapat di Desa Mekarjaya, Margaasih dan Desa Nanjung.

    Progres pembangunan jalan tol Soroja hingga saat ini menurut Bagus Medi sudah mencapai ± 40%, ia mentargetkan progres untuk bisa dilalui sekitar 76%. “Dan saya yakin Tol Soroja bisa digunakan untuk kepentingan pembukaan PON XIX bulan September mendatang,” kata Bagus Medi

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus