Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Tangani Bencana Cisalak, Aktifkan Warning System

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_17571.jpg

    SUBANG-Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa menilai penting untuk menghidupkan kembali early warning system dan relokasi warga dari kawasan rawan bencana di Desa Sukakerti Kecamatan Cisalak Subang Jawa Barat.

    Menurut Khofifah dirinya melihat bencana yang terjadi di Cisalak akibat timbulnya retakan-retakan yang berakibat pada kemungkinan bencana yang timbul.

    “Saya bisa lihat arus air sampai bisa mendorong pohon-pohon gede seperti itu. Akibat sudah ada retakan di atas. Banjarnagara juga seperti itu makanya kita harus menghidupkan early warning system bukan hanya orang-orangnya yang dipindahkan juga barang-barangnya supaya tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diharapkan,” ujarnya ditengah kegiatan meninjau lokasi bencana alam di Cisalak Subang Jawa Barat, Rabu (25/5/2016).

    Kunjungan Mensos ke Subang dalam rangka meninjau lokasi sekaligus menyerahkan santunan kepada keluarga korban meninggal sebanyak 5 orang. Masing-masing menerima 15 juta rupiah. Penyerahan dilakukan oleh Mensos kepada ahli warisnya dengan didampingi oleh Plt Bupati Subang, Imas Aryumningsih serta disaksikan jajaran Muspida Kab. Subang.

    Jadi, lanjut Khofifah mengenai relokasi menjadi prioritas utama bila melihat retakan-retakan yang terjadi sekarang perlu juga mengundang ahli vulkanologi/geologi untuk melakukan penelitian mengenai bahaya bencana alam yang mungkin ditimbulkan dengan menghidupkan sampai ke alarm system.

    “Re-lokasi menjadi prioritas. Karena saya lihat ada retakan-retakan di atas. Alarm system terhadap ini harus dibunyikan kembali karena saya lihat pergerakan tanah sudah timbul kembali. Saya rasa ahli vulkanologi sudah bisa ngitung, ya,” pungkasnya

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus