Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Alih Fungsi Lahan Penyebab Banjir Bandung Selatan

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_17589.jpg

    BANDUNG-Penyebab banjir di Bandung selatan yang kerap terjadi setiap tahun, disebabkan masih terjadinya alih fungsi lahan. Hal demikian, diungkapkan Kepala BPLHD Jabar, Anang Sudarna dalam acara bincang-bincang banjir Bandung Selatan, Kamis (26/5) di Aula Barat ITB.

    Menurut Anang, di kawasan perkebunan diantaranya Pangalengan alih ungsi lahan terjadi sejak era reformasi dengan luas lahan yang terkena alih lahan seluas 12.000 Ha.

    Di lokasi tersebut, terjadi aksi penjarahan. Masyarakat di lokasi tersebut, menanam tanaman sayuran. Namun, dengan adanya berbagai program yang dibuat pemerintah, aksi penjarahan kian berkurang.

    Dari data yang dihimpun, di tahun 2010 saja alih fungsi lahan di kawasan tersebut tinggal tersisa 1.600 Ha. Kendati di lokasi tersebut, alih fungsi lahan berkurang, dari pemantauan terkini terjadi alih fungsi di lokasi lain.

    Dari hasil peninjauan, tepatnya kawasan Gambung-Sindangasih, hutan alam seluas 600 Ha yang semula merupakan perkebunan kina, kini telah ditanami sayuran.

    Jika kondisi ini dibiarkan, maka akan menjadi penyebab banjir karena daerah resapan air yaitu hutan alam sudah berkurang.

    Dengan kondisi tersebut, ujar Anang sebagai solusi pengelolaan hutan di Perkebunan Besar harus dilaksanakan oleh pihak Perum Perhutani.
    (NR)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus