Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Jatiendah Mandiri Pendapatan Keluarga Pun Meningkat

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_17623.JPG

    BANDUNGKAB-Mandiri. Mungkin itulah yang tergambarkan dalam benak seorang Hj.Noviar Marlina, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan ini.

    Kemandirian warga Desa Jatiendah Kecamatan Cilengkrang dalam mengelola sampah, menginspirasi istri Bupati Musi Rawas, H.Hendra Gunawan tersebut untuk membawa puluhan kader binaannya, bertandang ke desa di wilayah timur Bandung ini.

    Tidak salah, jika Noviar Marlina yang berprofesi seorang dokter ini, menaruh kekaguman dan apresiasi terhadap kader dibawah binaan PKK Kabupaten Bandung tersebut.

    Betapa tidak, disepanjang jalan, halaman rumah dan lingkungan warga tersebut, hampir tidak ditemukan sampah sedikitpun berceceran.  

    “Beberapa jenis sampah plastik Kami lihat tertata rapih ditanami berbagai jenis tanaman sayuran dan Kami senang melihatnya,” ucap istri Bupati Musi Rawas, H.Hendra Gunawan tersebut ketika berkunjung ke Desa Jatiendah Kecamatan Cilengkrang, baru-baru ini, Jumat (27/05/2016).

    Dalam kunjungannya, ada hal yang dianggapnya unik. Kebijakan strategis kepala RW  setempat yang mengharuskan warga memanfaatkan halaman pekarangannya untuk ditanami berbagai sayuran.

    Penanaman sayuran ini harus menggunakan berbagai jenis cangkang plastik dan alat lainnya yang bisa dipakai untuk wadah tanaman tersebut dalam upaya memanfaatkan sampah.

    Dianggapnya unik, karena pemanfaatan lahan pekarangan di masing-masing rumah warga ini menjadi persyaratan ketika warga akan mengurus semua jenis kepentingan administrasinya, “Mungkin sepintas bagi warga seperti pemaksaan, namun jika dimaknai positif selain menjadi suatu kebiasaan yang baik, kesadaran warga semakin tinggi dan pendapatan masyarakatpun meningkat,”ucapnya pula.

    Pengelolaan sampah secara mandiri, menurut Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Bandung, Hj.Dyan Ambang Gunawan dinilai penting dalam upaya membantu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung dalam mengelola sampah.

    Persoalan sampah, menurut Dyan sudah menjadi masalah klasik yang hampir ada di setiap daerah. “Pengelolaan sampah secara swadaya ini, selain menunjukkan kecintaan mereka terhadap lingkungan, juga menjadi tanda kepedulian warga membantu pemerintah daerah dalam menangani persoalan sampah,” ucap Dyan Ambang.

    Dyan Ambang berharap, kemandirian warga Jatiendah bisa diikuti oleh desa-desa lainnya di Kabupaten Bandung, mengingat masih minimnya kesadaran warga dalam mengelola sampah.

    Ada banyak manfaat, menurut Dyan yang akan didapat dari pengelolaan sampah ini. Salah satunya adalah bisa menampah pendapatan keluarga.

    Ia mencontohkan, hasil sayuran di pekarangan rumah kita selain dapat dijual bisa digunakan oleh keluarga, tidak perlu membeli ke warung, Contoh lain dalam pengelolaan sampah ujar Dyan diantaranya mendaur ulang sampah plastik.

    Dia menjelaskan, satu keresek saja bisa dibuat menjadi sebuah bros kecil dengan jenis warna yang dapat disesuaikan dengan selera. Lima sampai sepuluh keresek bisa menjadi bahan untuk membuat tempat air minum atau tempat HP. Puluhan atau ratusan cangkang kopi pun bisa diubah menjadi selembar karpet yang indah dan menarik.

    “Sudah terbayang kan? Jika puluhan atau ratusan keresek dimanfaatkan, ada berbagai jenis benda yang bisa digunakan oleh kita. Benda-benda tersebut selain dapat dijual, bisa digunakan menjadi souvenir di tempat hajatan warga,” ungkapnya seraya mengatakan, sampah berguna lingkungan pun jadi bersih dan nyaman.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus