Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Di Bulan Mei, Jabar Inflasi 0,25%

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_17664.jpg

    BANDUNG-IHK Gabungan Jawa Barat yang meliputi 7 kota yaitu Kota Bogor, Kota Sukabumi, Kota  Bandung, Kota Cirebon, Kota Bekasi, Kota
    Depok dan Kota Tasikmalaya mengalami kenaikan indeks. IHK  dari 121,32 di April 2016 menjadi 121,62 di Mei 2016, dengan demikian terjadi
    inflasi sebesar 0,25 persen.

    “Dengan demikian laju inflasi tahun kalender “year to date” (Januari - Mei 2016) sebesar 0,49 persen dan laju inflasi dari tahun ke tahun
    “year on year” (Mei 2016 terhadap Mei 2015) tercatat sebesar 3,01 persen,” ujar Kepala BPS Jabar Bachdi Ruswana, Rabu (1/6) di kantornya.

    Dari tujuh kelompok pengeluaran  seluruhnya mengalami inflasi yaitu Kelompok Bahan Makanan sebesar 0,51 persen, Kelompok Makanan Jadi,
    Minuman, Rokok & Tembakau sebesar 0,49 persen, Kelompok  Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar sebesar 0,07 persen, Kelompok Sandang
    sebesar 0,53 persen, Kelompok Kesehatan sebesar 0,13 persen, Kelompok Pendidikan, Rekreasi & Olahraga sebesar 0,01 persen dan Kelompok
    Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan sebesar 0,02 persen.

    Dari tujuh kota pantauan IHK di Jawa Barat Mei 2016, seluruhnya mengalami inflasi yaitu Kota Bogor sebesar 0,37 persen, Kota Sukabumi
    sebesar 0,29 persen, Kota Bandung sebesar 0,24 persen, Kota Cirebon sebesar 0,27 persen, Kota Bekasi sebesar 0,09 persen, Kota Depok
    sebesar 0,32 persen dan Kota Tasikmalaya sebesar 0,44 persen.

    Kelompok Bahan Makanan menjadi penyumbang inflasi tertinggi dengan angka inflasi sebesar 0, 51persen. Sub kelompok daging dan hasil -
    hasilnya menjadi sub kelompok tertinggi inflasi sebesar 3, 40 persen. Komoditi yang mengalami kenaikan tertinggi pada sub kelompok ini yaitu
    daging ayam ras. jo
     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus