Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Membangun Budaya Baca dan Menulis

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_17668.jpg

    BANDUNG-Badan Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Bapusipda) Provinsi Jawa Barat melalui Bidang Deposit dan Pengolahan Bahan Perpustakaan menggelar Workshop Peningkatan Layanan Implementatif dengan Tema Membangun Budaya Baca Masyarakat Dengan Menulis di Aula Gedung Bapusipda Jabar, Jalan Kawaluyaan Indah II Nomor 4, Kota Bandung, Rabu (1/6).

    Menurut Kepala Bidang Deposit dan Pengolahan Bahan Perpustakaan Bapusipda Jabar, Dr.Hj. Oom Nurrohmah, Msi, Workshop diikuti oleh 50 orang peserta. Mereka adalah para pengelola Taman Bacaan Masyarakat (TBM) yang memiliki program menulis. Workshop menghadirkan nara sumber penulis Jumadi Haryadi, Adrie Mesapati, S.Si dan Drajat, SPd, MMPd.

    “Workshop ini fokus kegiatannya kepada bagaimana cara menulis esei. Ini merupakan suatu bagian yang harus kita angkat dalam mencerdaskan bangsa,” katanya.

    Dikatakan,  perpustakaan, taman bacaan masyarakat dan rumah baca masyarakat merupakan wadah belajar masyarakat sepanjang hayat. Konsep belajar sepanjang hayat itu, tidak mengenal waktu, tidak mengenal usia, sehingga sampai kapanpun kita harus belajar. Dan tuntutan MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) yang sudah berjalan ini adalah mempunyai daya saing atau kompetitif, terutama melek informasi.

    “Ternyata melek informasi ini, yang selama ini kita lakukan dan kita termasuk kategori praktisi dalam membaca dan menulis, harus terus mengasah diri dan melakukan pembelajaran,” katanya.

    Selama ini, lanjutnya, pihaknya sudah mengupayakan, menggelorakan gerakan membaca. Konsep pembelajaran sekarang ini sudah suatu keniscayaan berbasis literasi informasi atau mungkin nanti tidak hanya literasi informasi, tetapi juga literasi ekonomi, literasi budaya dan literasi media dan banyak lagi.

    “Satu hal untuk kita masuk atau berkemampuan supaya tidak ketinggalan untuk mengikuti kecerdasan atau kemampuan berbagai luitrerasi ini adalah berkemampuan menulis. Karena apapun literasi itu, tahapannya itu setelah kita mengenal atau bisa mengidentifikasi masalah kita atau lingkungan kita, lalu mencari informasi dan bisa menyampaikan kembali infotrmasi.  Menyampaikan informasi di sini tidak dalam konteks lisan, tetapi melalui karya tulis. Dengan karya tulis ini, suatu informasi atau suatu nilai-nilai hidup dan kehidupan lebih maslahat, lebih manfaat apabila dapat diterima dimanfaatkan dari generasi satu ke generasi berikutnya,” katanya. (Adi)

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus