Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pengelola TBM Dibekali Jurus Anti Macet Dalam Menulis

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_17678.jpg

    BANDUNG- Sebanyak 50 orang pengelola Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dari kabupaten/kota di Jawa Barat mengikuti Workshop Peningkatan Layanan Implementatif Membangun Budaya Baca dengan Menulis di Aula Gedung Badan Pepustakaan dan Kearsipan Daerah (Bapusipda), Jalan Kawaluyaan Indah II Nomor 4, Kota Bandung, Rabu (1/6).

    Dalam workshop yang digelar oleh Bidang Deposit dan Pengolahan Bahan Perpustakaan Bapusipda Jabar itu, para pengelola taman bacaan tersebut diberi pengetahuan dan pelatihan kilat untuk menjadi seorang penulis. Salah satunya, mereka diberi Jurus Anti Macet dalam Menulis oleh Jumadi Haryadi, seorang penulis yang menjadi nara sumber dalam workshop tersebut.

    Menurut J. Haryadi,setiap penulis pasti pernah mengalami berbagai hambatan dalam menulis. Hanya orang yang benar-benar kuat pendiriannya dan tahu cara mengatasi hambatan tersebutlah yang bisa bertahan dan akhirnya menjelma menjadi seorang penulis yang sukses.

    “Profesi apapun yang dijalankan oleh seseorang pasti mempunyai hambatan atau rintangan, begitu pula dengan profesi penulis. Besar atau kecilnya rintangan sesungguhnya merupakan ujian bagi kita, apakah memang serius ingin menjadi penulis atau tidak. Ujian tersebut harus dihadapi bukan dihindari, apalagi menyerah di tengah jalan,” katanya.

    Menurut Haryadi ada sembilan hambatan yang sering ditemui sehingga seseorang bisa gagal menjadi seorang penulis. Hambatan tersebut adalah  selalu berfikir bahwa menulis adalah pekerjaan sulit.  Selain itu, malas dan tidak mood atau suka menunda-nunda pekerjaan, beranggapan tidak cukup kompeten, kehabisan ide menulis,  menjadi editor yang kejam terhadap diri sendiri, tidak ada waktu untuk menulis, merasa cepat puas dengan hasil yang sudah diraih, iri hati terhadap karya orang lain dan takut salah karena tidak menguasai EYD.

    Kepala Bidang Deposit dan Pengolahan Bahan Perpustakaan Bapusipda Jabar, Dr.Hj. Oom Nurrohmah, Msi mengharapkan, para peserta workshop tersebut nantinya menjadi sosialisator di lingkungan TBMnya masing-masing. Ilmu dan keterampilan  yang didapat dalam workshop dapat ditularkan kepada pengelola TBM lainnya dan masyarakat. (Adi)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus