Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Sutiyoso Ajak Para Ulama Perangi Terorisme

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_18004.jpg

    BANDUNG-Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Sutiyoso mengajak para ulama untuk bisa memberikan penjelasan kepada masyarakat, bahwa kegiatan teroris adalah kejahatan kemanusiaan dan membuat citra Islam
    menjadi tercoreng.

    Agama Islam tidak mengajarkan kekerasan dalam memperjuangkan sesuatu. Justeru berkembangnya Islam itu karena dalam Islam mengajarkan prinsip ("rahmatan lil'alamin"), demikian dikemukakan Sutiyoso saat diminta memberikan arahannya didepan para tokoh dan ulama se-Jawa Barat, Jum'at (24/6) sore di Gedung Pakuan yang sekaligus acara bukber bersama Gubernur Jawa Barat.

    Menurut Sutiyoso, munculnya aksi-aksi teroris itu diawali beberapa orang sekembalinya belajar di Suriah dan Afganistan dimana mereka membawa paham-paham radikal. Aksi-aksinya senenantiasa menebar teror dengan pengeboman-pengeboman yang dilakukan dengan dalih perjuangan.

    "Barangsiapa yang tidak sepaham dengannya (teroris) maka dianggap musuhnya atau kafir", jelas Sutiyoso.

    "Sekarang, teroris itu bukan saja menjadi musuh didalam negeri, tetapi sudah menjadi musuh di antar negara dan bahkan dunia", oleh karena itu Indonesia, semua pihak termasuk didalamnya para ulama harus bersatu nelawan teroris, ujarnya.

    Kepala BIN Sutiyoso mengajak masyarakat untuk mewaspadai setiap orang atau kelompok yang gerak-geriknya mencurigakan dan berbeda dengan kelompok umumnya. "Laporkan segera kalau kita menemukan hal seperti itu ke pihak yang berwenang. "Sekali lagi saya mohon dukungan para ulama untuk mwmberikan pembinaan dan penjelasan tentang bahayanya teroris ini, demikian Sutiyoso.

    Sementara itu sebelumnya, Gubernur Ahmad Heryawan mengapresiasi kehadiran Kapala BIN di Bandung, khususnya di Gedung Pakuan ini. "Diharapkan, Kepala BIN dapat memberikan informasi-informasi yang berguna bagi Jawa Barat".

    Dalam acara silaturahmi dan bukber bersama para tokoh dan ulama Jawa Barat itu, disampaikan pula ceramah kultum, oleh DR.K.H Miftah Faridh.

    KH.Miftar Faridh, secara khusus membahas dan menyoroti pentingnya silaturahmi dalam menciptakan tatanan kehidupan masyarakat yang harmonis dan penuh rasa kasih sayang.

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus