Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Aher Berharap Puncak Mudik H-4 Lancar

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_18087.jpg

    BANDUNG-Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) pun mengharapkan dengan puncak arus mudik yang akan terjadi pada H-4, kepadatan arus mudik akan terurai. Menurutnya masyarakat bisa memilih waktu keberangkatan mudik diantara empat hari tersebut.

    “Jeda waktu sebelum hari H cukup lumayan dan memadai. Mudahan-mudahan kedepan H-4, H-5 jadi pola arus mudik. Kemudian H+3, juga H+4 ada jeda. Jadi sebetulnya waktu yang cukup bagus, sehingga distribusi arus kendaraan dan orang di sembilan hari itu relative akan merata,” kata Aher, usai pimpin apel Gelar Pasukan Ramadniya, Kamis (30/6), di Lapangan Tegallega Bandung.

    Aher pun mengungkapkan, dengan manajemen waktu yang cukup baik, dirinya yakin arus mudik dan balik Lebaran pada tahun ini akan berjalan baik. Selain itu, menurutnya sarana dan prasana jalan pun telah meningkat, terlebih dengan adanya Tol Cipali – arus kendaraan di daerah Pantura akan berkurang kepadatannya.

    Namun, dia pun meminta masyarakat tetap waspada dan berhati-hati karena menurutnya kepadatan masih akan tetap terjadi seperti di daerah selatan. Selain itu, perlu juga diantisipasi lonjakan arus kendaraan roda dua, karena para pengendara roda dua akan tetap menggunakan jalur lama.

    “Yang perlu diantisipasi mungkin adalah lonjakan kendaraan roda dua. Itu pasti menggunakan jalur lama. Tapi Insya Allah para petugas kita dari Polri, TNI, dan stakeholder lainnya akan berjaga-jaga lebih ekstra dikawasan Pantura yang boleh jadi akan dilalui pengendara roda dua lebih besar,” pungkas Aher.

    Sementara ketika ditanya mengenai kondisi jalan di Jawa Barat jelang Lebaran ini, Aher mengatakan kondisi jalan di wilayahnya cukup baik dan aman. Pihaknya terus memacu pengerjaan jalan lebih awal karena hari raya Idul Fitri akan bergeser maju setiap tahunnya.

    “Tahun Hijriah itu lebih cepat 11 hari dari tahun Masehi, jadi Lebaran semakin geser maju. Oleh karena itu, perbaikan jalan itu harus terus dikebut karena semakin mepet waktunya terhadap Januari dimana ditetapkan anggaran pemerintah baik pusat – APBN maupun daerah (APBD). Tapi meskipun demikian posisi dalam keadaan siap; jalan di utara siap, selatan siap, tol juga siap. Dalam kondisi baik jalan-jalan kita,” kata Aher.  

    Pada tahun ini jumlah pemudik yang menggunakan angkutan umum diprediksi akan mencapai 17,6 juta orang yang terdiri dari penumpang angkutan jalan, angkutan penyeberangan, kereta api, angkutan laut dan udara. Sedangkan 2,4 juta orang akan menggunakan kendaran pribadi, dan 5,6 juta orang akan menggunakan sepeda motor.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus