Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Potensi Zakat Di Jabar Capai Rp.1 Triliun

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_18158.jpg

    BANDUNG-Kondisi eksisting Jabar, dengan jumlah penduduk mencapai 46 juta jiwa, dengan kalkukasi perhitungan masyarakat muslim sebanyak 85% serta mempertimbangkan masyarakat muslim mampu bayar zakat, ditaksir mencapai 35 juta jiwa.

    Dengan rata-rata perhitungan jumlah nominal zakat sebesar Rp.28.000,- per orang, maka potensi nilai dana yang bisa dihimpun dari zakat di tahun ini mencapai Rp. 1,092 trilyun.

    Hal demikian, diungkapkan Asisten Kesra Setda Pemprov. Jabar, Ahmad Hadadi, dalam keterangannya kepada jabarprov.go.id, pekan ini.

    Dengan potensi zakat yang besar ini, ungkap Hadadi, dalam rangka pengelolaan saat ini dan untuk waktu selanjutnya harus dilakukan pengelolaan yang terorganisir.

    Selama ini, zakat diberikan kepada penerima zakat lebih banyak digunakan untuk kebutuhan konsumtif menyambut Lebaran sehingga masyarakat yang kurang mampu secara ekonomi bisa bergembira menyambut Lebaran, ujar Hadadi.

    Dalam rangka penataan ke depan, patut dipikirkan pemanfaatan zakat karena dengan jumlah yang besar dari penghimpunan zakat bisa menyelesaikan persoalan kemiskinan.

    Jika dihitung jumlah masyarakat pra sejahtera di Jabar, yang mencapai 10% dari jumlah penduduk, yang ditaksir mencapai4 juta jiwa, kalau saja dana zakat dialokasikan untuk hanya masyarakat pra sejahtera saja, jumlah dana yang mereka terima bisa mencapai Rp. 245 juta per orang, jelasnya.

    Dengan dana Rp.245 juta per orang untuk masyarakat pra sejahtera, dana dari penarikan zakat tidak hanya sebatas untuk dana konsumtif menyambut Lebaran saja, tetapi bisa digunakan untuk menyelesaikan persoalan kemiskinan yang masih melanda masyarakat pra sejahtera, harapnya.

    Dengan dana zakat tersebut, ujar Hadadi bisa saja digunakan untuk memfasilitasi kebutuhan permukiman kalangan pra sejahtera atau untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat pra sejahtera. (NR)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus