Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Gubernur Jabar Khotib Iedul Fitri di Gasibu

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_18166.jpg

    BANDUNG–Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan bersama Wakil Gubernur Deddy Mizwar, Sekretaris Daerah dan Jajaran FKPD Provinsi Jawa Barat, melaksanakan Shalat Ied di lapangan Gasibu Kota Bandung, Rabu (06/07).

    Bertindak sebagai khatib Gubernur Ahmad Heryawan. Dalam khutbahnya Aher menyampaikan selamat hari raya Idul Fitri 1437 H. “Kepada seluruh masyarakat Jawa Barat, atas nama pribadi dan Pemerintah saya mengucapakan selamat Idul Fitri mohon maaf lahir dan batin,” ucapnya.

    Ia berharap semua amal ibadah di bulan suci ramadhan dapat diterima oleh Allah SWT dan membentuk pribadi masyarakat Jawa Barat yang bertakwa.

    “Kita baru saja memasuki bulan syawal dan meninggalkan satu bulan yang dihiasi oleh banyak hikmah dan keberkahan, semoga semua amal ibadah kita di bulan suci ramadhan diterima oleh Allah SWT dan doa-doa yang kita panjatkan untuk keluarga untuk bangsa diaminkan oleh Malaikat dan dikabulkan oleh Allah SWT,” ujar Aher.

    Dalam kesempatan diwawancara awakmedia, Aher  pun menyampaikan informasi perolehan zakat di seluruh Jawa Barat yang telah dilaporkan oleh Baznas. Terungkap, perolehan zakat, infak dan sedekah selama bulan ramadhan tahun 2016 di Jabar meningkat sebesar 22 persen atau Rp. 38 Milyar dibanding tahun sebelumnya. Data dari Baznas seluruh Kabupaten/ Kota se-Jabar dan Kanwil Kemeterian Agama Jabar hasil rekapan sampai pukul 04.00 dini hari tadi, total perolehan Zakat sebesar Rp. 253.934.891.430.

    Dengan rincian, zakat fitrah yang telah dikonversi dengan uang sebesar Rp. 214.636.556.720, zakat mal sebesar Rp. 26.297.618.326 dan infak serta sedekah sebesar Rp. 13.716.393.000. Total zakat di tahun 2015 yaitu mencapai Rp. 175.961.734.724.

    Aher mengatakan, perolehan zakat ini tidak menggambarkan seluruhnya, melainkan hanya yang terlaporkan melalui Baznas saja. Banyak masyarakat yang memberikan zakatnya sendiri seperti ke masjid-masjid yang membuka kotak zakat dan telah disalurkan ke daearahnya masing-masing. Kedepan Ia berharap lembaga-lembaga zakat hadir di berbagai tempat dan masyarakat memberikan zakatnya ke lembaga tersebut agar termonitor dan tersalurkan dengan baik.

    “Kedepan kita berharap mudah-mudahan lembaga-lembaga zakat ada di berbagai tempat sehinga nanti akan termonitor dengan baik berapa penghasilan zakat yang ada. Saya harus mengatakan bahwa penelitian menyebutkan lembaga-lembaga sosial yang paling aman adalah lembaga zakat,” tuturnya.

    Usai melaksanakan Shalat Ied, Gubernur menggelar open house di Rumah Dinasnya, Gedung Pakuan Kota Bandung

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus