Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Lima BUMN Sinergikan CSR di Jabar

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_18226.jpg

    BANDUNG–Sebanyak 5 (lima) Badan Usaha Milik Negara (BUMN), diantaranya; PT Bio Farma (Persero), PTPN III (Persero), PTPN VIII (Persero), PT Pupuk Kujang, dan Perum Jasa Tirta II, menggagas ‘Pragram Kegiatan CSR Sinergi BUMN di Jawa Barat Tahun 2016’. 

    Hal demikian diutarakan Kepala Divisi CSR Bio Farma R. Herry, pada audiensi ke-lima perusahaan ‘plat merah’ tersebut, dengan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, di Rr. Ciremai, Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (14/07/2

    Wagub Deddy Mizwar, menyambut baik program Corporate Social Responsibility (CSR) yang suguhkan. Menurutnya, memang seharusnya kegiatan mereka dikoordinasikan dengan berbagai stakeholder terkait, khususnya Pemerintah supaya tidak terjadi tumpang tindih, atau pun duplikasi bantuan sosial kepada masyarakat. Melalui audiensi ini, Pemerintah dapat membantu pemetaan target bantuan, ujarnya.

    “Saya menyampaikan apresiasi, ada kebersamaan berarti yang secara signifikan bermanfaat bagi masyarakat. Saya kira kalau ada koordinasi ini bagus sekali. Agar tidak tumbang tindih, atau ada duplikasi bantuan ditarget yang sama dengan yang lain,” Ungkap Wagub Deddy.
     
    Pun, di luar kegiatan ‘bersama’ ini, ketika suatu perusahaan mengadakan kegiatan serupa. Deddy menghimbau perusahaan untuk melaporkan, atau mengkoordinasikan kegiatan CSR-nya ke pemerintah, sekaligus instansi terkait dalam hal ini perusahan dapat melaporkan rincian kegiatan CSR, ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Barat. “Sehingga betul- betul kita tidak menerima uang. Kita hanya merekomendasikan, mengarahkan pihak penyelenggara CSR dalam melaksanakan programnya,” terang Wagub.

    Adapun sejumlah program kegiatan CSR Sinergi BUMN di Jawa Barat Tahun 2016, diantaranya;
    1. Bedah Rumah Veteran
    Jumlah rumah yang akan dibedah sebanyak 52 rumah di Jawa Barat. Jumlah dana yang diperlukan sekitar Rp 2 M. Pelaksanaan bulan Juli s/d November 2016. Berdasarkan data Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Jawa Barat, ada sebanyak 724 unit rumah yang perlu diverifikasi, untuk berhak menerima bantuan ini. Rumah tersebut tersebar, di Kota Bandung 6 Rumah, Kab. Bandung 20 Rumah, Kab. Bandung Barat 15 Rumah, Kab. Purwakarta 17 Rumah, Kota Tasikmalaya 264 Rumah, Kota Sukabumi 212 Rumah, Kota Cirebon 5 Rumah, Kab. Subang 17 Rumah, Kab. Majalengka 2 Rumah, Kab. Kuningan 39 Rumah, Kab. Garut 33 Rumah, Kota Cianjur 62 Rumah, Kota Cirebon 10 Rumah, Kota Bogor 1 Rumah, Kab. Bogor 5 Rumah.

    2. Siswa Mengenal Nusantara
    Pertukaran pelajar sebanyak 20 orang siswa/i SMA/SMK (2 orang di antaranya merupakan siswa yang menyandang disabilitasdan bersekolah di SLB) dari Jawa Barat ke Sulawesi Utara pada Agustus 2016 mendatang. Seleksi peserta sedang dilakukan di Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Turut serta bersama para pendamiping, diperkirakan dana sebesar Rp.800 juta diperlukan pada kegiatan ini.

    Siswa Mengenal Nusantara ini digelar dengan tujuan, memberikan spirit pada para pelajar agar bangga akan keragaman kekayaan nusantara. Serta meningkatkan wawasan kebangsaan bagi generasi penerus hingga dapat bersaing secara global dengan mengedepankan kearifan lokal.

    3. Pembinaan Narapidana
    Pembinaan diberikan kepada narapidana usia produktif yang sudah keluar Lembaga Pemasyarakatan, dengan kriteria: Bukan merupakan napi: teroris, pemerkosa, pengedar narkoba, dan tindak pidana korupsi ; tidak termasuk dalam kategori narapidana untuk mendapatkan hukuman berat ; Bebas karena mendapatkan remisi pada saat HUT RI.

    Pembinaan dilakukan dalam bentuk pemberian pelatihan terkait pengembangan keahlian/skill sebagai bekal untuk wirausaha (sesuai kebutuhan) dengan anggaran pembinaan sekitar Rp 100.000.000,-. Selain itu, ex-narapidana diberikan bantuan peralatan sebagai modal kerja dan dilakukan pendampingan usaha selama 6 bula
     

    4. Penyediaan Sarana Air Bersi

    Penyediaan sarana air bersih dilakukan (berupa pembuatan sumur atau pemberian sarana pengaliran/penampungan/pengolahan air bersih). Pelatihan mengenai lingkungan kepada masyarakat sekitar
     
    5. Tempat Penitipan Anak di Pasar

    Mengingat masih dijumpai pedagang di pasar yang membawa anak balita ketika berjualan. Menyebabkan anak kurang mendapatkan lingkungan yang layak untuk tumbuh kembang. Rencananya tempat penitipan anak akan dibangun di pasar tradisional di lahan milik Pemda. Pengelolaannya pun diserahkan kepada Pemerintah Daerah.

    6. Pembinaan Mantan Atlet Nasional

    Kondisi mantan atlet nasional saat ini masih kurang diperhatikan dan tidak seluruhnya memperoleh pekerjaan yang layak.

    Kriteria mantan atlet nasional yang akan mendapatkan pembinaan, antara lain; Pernah mendapatkan medali dalam ajang kegiatan olahraga nasional ; - Baik penyandang disabilitas maupun yang bukan penyandang disabilitas ; Masih membutuhkan bantuan untuk mendapatkan pekerjaan dan usaha yang layak.

    Pembinaan dilakukan dalam bentuk pemberian pelatihan terkait pengembangan keahlian/skill, pengembangan usahanya (sesuai kebutuhan) dengan anggaran pembinaan sekitar Rp 100.000.000,-. Mantan atlet nasional diberikan bantuan peralatan sebagai modal kerja (apabila diperlukan) dan dilakukan pendampingan usaha selama 6 bulan.

    7. Pasar Murah

    BUMN menyediakan paket sembako senilai kurang lebih Rp. 150.000/paket, berisi; 10 kg beras (kualitas setara dengan centra ramos-medium atau yang sejenis), 2 L minyak goreng , dan 2 kg gula pasir. Masyarakat mendapat diskon untuk harga pembelian paket sembako (hanya membayar Rp 25.000/paket). Sementara hasil penjualan disumbangkan kepada rumah ibadah setempat.

    8. Jalan Sehat

    Akan dilaksanakan 16 Agustus 2016 pagi, pukul 07.00 WIB, dengan peserta masyarakat umum, disediakan pula doorprize.

    Wagub Deddy ingin untuk lebih banyak lagi perusahaan BUMN bergabung pada kegiatan ini kedepannya. Bersinergi membuat gerakan terasa manfaatnya bagi masyarat.

    Sementara Kepala Divisi CSR Bio Farma R. Herry mengatakan, pihaknya memang ingin memberikan sumbangsih yang nyata untuk Jawa Barat.

    “Aktivitas, atau kegiatan yang sudah dipilih realisasinya membutuhkan koordinasi dengan berbagai pihak, Pemerintah, TNI, Kepolisian, dan stake holeder lainnya,” Ucap dia.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus