Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Hari Pertama Masuk Sekolah Perhatian Orang Tua Pada Anak

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_18260.jpg

    BANDUNG-Sebagai orang tua, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Yuddy Chrisnandi, beserta Ny. Velly Elvira, mengantarkan putri kesayangannya, Ayesha Fatma Nandira, masuk sekolah hari pertama di SMP Labschool Kebayoran, Jakarta Selatan, Senin (18/07).

    Dikatakan, hari pertama masuk sekolah merupakan sebuah momen yang paling penting dalam siklus kehidupan anak-anak. Hal ini akan dikenang oleh anak dan menjadi proses pengenalan anak maupun orang tua dengan lingkungan sekolah. “Hari ini hari pertama anak-anak masuk sekolah dan menjadi kewajiban orang tua untuk memberi perhatian pada anak-anaknya,” ujar Yuddy, dalam rilisnya yang diterima redaksi jabarprov.go.id, Senin (18/7).

    Dengan mengantar anak ke sekolah, para orang tua dapat bertemu para guru, membangun komunikasi yang baik. Di depan, saat anak-anak masuk ke sekolah, disambut oleh para guru. “Suasana seperti ini akan memberikan rasa nyaman tidak hanya bagi anak-anak tapi juga bagi kami sebagai orang tua,” ujarnya.

    Ayesha yang baru memasuki jenjang SMP tampak malu-malu karena memasuki lingkungan sekolah yang baru. Kedua orang tuanya yang didampingi guru-guru terus mendorong dan menyemangati Ayesha agar berani untuk berkenalan dan bergabung dengan teman-temannya.

    Tradisi di sekolah pada umumnya, untuk murid baru diwajibkan untuk mengikuti Masa Orientasi Siswa (MOS), yang kini diganti dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Begitu pula dengan Ayesha, yang harus berkumpul dengan para teman seangkatan dan memakai atribut MPLS.

    Menurut Menteri Yuddy, MPLS adalah hal biasa agar anak dapat mengenal lingkungan sekolah dan berbagai aktifitas di sekolah. Yang penting guru mendampingi anak muridnya, kakak kelasnya memberikan bimbingan ke adik kelasnya dengan penuh kasih sayang. “Tidak zaman lagi perpeloncoan,” ujarnya.

    Pakar Pendidikan Indonesia sekaligus Penasehat Labschool Arief Rachman mengatakan, akan dibangun karakter yang baik supaya anak-anak baru tidak menjadi siswa yang berani karena benar, jujur, berkarakter. Mottonya, iman, ilmu, amal, untuk kebangsaan dan wawasan global kita. “Itu sangat penting sekali. Ini hari yang besar dalam pendidikan,” ujarnya.

    Sebagaimana yang dikatakan sebelumnya, Menteri PANRB Yuddy Chisnandi menyetujui pemberian dispensasi untuk pegawai ASN mengantarkan anak masuk sekolah pada hari pertama, Senin tanggal 18 Juli 2016. Menteri menegaskan bagi ASN yang akan mengantarkan anaknya sekolah agar lapor terlebih dahulu kepada atasan masing-masing.

    Sesuai Surat Menteri PANRB No: B/2461/M.PANRB/07/2016 tanggal 14 Juli 2016 tentang Ijin Bagi Aparatur Sipil Negara di Hari Pertama Sekolah, Menteri Yuddy telah menginstruksikan kepada seluruh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di seluruh Indonesia untuk memberikan ijin bagi aparatur negara yang akan mengantarkan anaknya di hari pertama masuk sekolah.

    Menteri Yuddy juga mengingatkan ASN usai mengantarkan anaknya, harus tetap masuk kerja dan bekerja seperti biasa. “Kami memohon maaf jika pelayanan publik agak sedikit terganggu dikarenakan hal ini. Namun usai mengantar anaknya sekolah, ASN harus kembali ke tempat kerjanya masing-masing,” jelasnya. (rr/HUMAS MENPANRB)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus