Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Target Produksi Padi Pemkab Bandung Sebesar 515.383 ton

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_18298.JPG

    KAB.BANDUNG-Gubernur Ahmad Heryawan mengatakan pembangunan yang dilakukan pemerintahan pada ujung-unjungnya mengerucut pada tiga hal. Pertama, pemerintah harus bisa menghilangkan kemiskinan, kemudian menyelesaikan masalah pengangguran dan menjamin kelestarian lingkungan.

    “Jika kelestarian lingkungan kita terjaga, maka kebutuhan pangan kita pun akan terwujud. Bayangkan jika lingkungan kita rusak, untuk menanam padi pun akan sulit,” ucap Aher begitu Ia disapa.

    Pada tahun 2016, Pemerintah Kapupaten Bandung memiliki target produksi padi yang harus dicapai sebesar 515.383 ton. Sampai dengan bulan Juni, produksi padi Kabupaten Bandung mencapai 318.283 ton.

    “Sedangkan untuk luas tanam pada tahun ini, Pemkab bandung menargetkan 85.827 hektar, realisasi sampai bulan Juni telah mencapai 78.081 hektar. Sementara dengan target hasil panen pada tahun 2016 seluas 85.200 hektar, sampai Juni ini sudah terealisasi 49.877 hektar,” ungkap Wakil Bupati Bandung H.Gun Gun Gunawan, S.Si, M.Si

    Gun Gun menyebutkan perbandingan capaian realisasi tanam dan panen padi periode Januari hingga Juni 2015 hanya mencapai 311.826 ton. “Namun alhamdulillah Januari sampai Juni 2016 bisa mencapai 318.283 ton,” tuturnya.

    Ia pun menjelaskan selain memperoleh bantuan APBN untuk rehabilitasi jaringan irigasi seluas 450 hektar dan rehabilitasi jaringan irigasi tersier seluas 3.500 hektar, Pemkab Bandung juga telah mengalokasikan anggaran untuk berbagai kegiatan diantaranya gerakan tanam padi dengan penerapan jajar legowo padi hibrida seluas 1.000 hektare,

    Selain itu, tambah Gun Gun pihaknya juga telah melakukan gerakan tanam padi  dengan penerapan jajar legowo in brida seluas 12.500 hektar, intensifikasi jagung hibrida seluas 5.500 hektar, intensifikasi kedelai seluas 650 hektar, penambahan areal tanam ubi kayu seluas 500 hektar, pengembangan desa pertanian organik seluas 60 hektar, pembangunan DAM parit sebanyak 36 unit, “Serta berbagai bantuan pertanian lainnya sebanyak 453 unit,” jelas Gun Gun.

    Dalam kesempatan itu, Gun Gun menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kepala Staf Angkatan Darat yang telah mengawal keberhasilan Upsus Pajale (Padi Jagung Kedelai) di Kabupaten Bandung.

    Sekedar diketahui Upsus Pajale merupakan program utama Kementerian Pertanian (Kementan) RI  bersama pemerintah daerah di seluruh Indonesia. Program yang didukung oleh TNI AD ini ditujukan  untuk mencapai swasembada pangan melalui perbaikan jaringan irigasi, bantuan benih, pupuk, alat mesin pertanian, perluasan areal tanam, peningkatan penyuluhan, perbaikan gudang, serta kebijakan dan regulasi.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus