Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Penting Peran Aktif Masyarakat Jaga Lingkungan

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_18390.jpg

    BANDUNG–Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2016 diselenggarakan di Halaman Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (27/07/16). Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang bertemakan Go Wild For Life atau Selamatkan Tumbuhan dan Satwa Liar Untuk Kehidupan ini, dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga Pusat dan Daerah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Bupati dan Walikota se-Jabar, FKPD Jabar, komunitas pecinta lingkungan dan 177 Sekolah di Jabar berbudaya lingkungan.

    Dalam sambutannya, Gubernur Aher mengatakan, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh setiap tanggal 5 Juni, diharapkan dapat lebih meningkatkan komitmen dan sinergi antara pemangku kepentingan pembangunan di Jabar, untuk bersama-sama menjaga dan memelihara kelestarian, daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup. Hal ini demi tercapainya kemaslahatan dan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat secara berkesinambungan.

    “Tema ini sangat relevan dengan kondisi saat ini dimana banyak flora dan fauna yang terancam punah, untuk itu mari kita bersama-sama jaga dan pelihara kelestarian alam,” ujar Gubernur.

    Di Provinsi Jawa Barat terdapat 6.500 jenis flora, dari jumlah tersebut sebanyak 4.500 jenis merupakan tumbuhan asli yang tumbuh di lokasi khusus dan tidak ada di daerah lain. Sedangkan potensi fauna di Jabar meliputi 499 spesies burung dan 15 jenis diantaranya terancam punah seperti Elang Jawa yang ada di Taman Nasional Gunung Halimun. Hewan mamalia ada 137 jenis dengan 22 jenis diantaranya terancam punah seperti Banteng di Pangandaran dan hutan Sancang, termasuk hewan endemik yang terancam punah. Potensi ikan air tawar di Jabar tercatat ada 132 jenis dengan 13 jenis diantaranya terancam punah bahkan diduga telah punah seperti Ikan Tagih (ikan khas sungai Citarum).

    Menanggapi hal itu Aher meminta kepada seluruh masyarakat untuk lebih peduli dan memperhatikan tentang pentingnya lingkungan hidup bagi sumber kehidupan. Ia mengimbau untuk terus meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keberadaan flora dan fauna, memulihkan lingkungan, mensukseskan gerakan rehabilitasi lahan kritis di Jabar.

    “Sukseskan pula gerakan Citarum Bestari dengan cara menjaga kualitas lingkungan termasuk didalamnya sumber air dan pemeliharaan kawasan sempadan sumber air,” katanya.

    Dalam kesempatan itu Pemprov Jabar juga memberikan penghargaan kepada 177 Sekolah di Jabar yang berbudaya lingkungan dan tokoh-tokoh masyarakat yang mengabdi, membina serta menyelamatkan lingkungan.

    “Semoga peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tingkat Jabar ini dapat menggugah kita semua untuk berperan nyata dalam melindungi dan mengelola lingkungan hidup demi keberlangsungan kehidupan manusia,” pungkasnya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus