Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Kemenpupera Diharapkan Aktif Libatkan Swasta

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_18428.jpg

    BANDUNG-Anggota Komisi V DPR RI Sigit Sosiantomo berharap Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) aktif libatkan swasta sehingga dapat mengurangi beban APBN.

    Sebab, kebutuhan anggaran tahun 2017 yang diusulkan kementerian tersebut kepada Komisi V sebesar Rp 157,3 triliun. Padahal, pagu indikatif yang ada hanya sebesar Rp 106,8 triliun. Sehingga, terjadi kekurangan anggaran (backlog) lebih dari Rp 50 triliun.

    “Menurut saya ini adalah visi kita bersama bagaimana menempatkan atau memetakan potensi swasta itu untuk bisa membantu pemerintah, karena tidak semuanya itu memungkinkan dana dari Pemerintah,” kata Sigit dalam siaran pers yang diterima jabarprov.go.id, Sabtu (30/7).

    Sigit mencontohkan, program pembangunan pengolahan air limbah untuk melayani 130.500 KK dan pembangunan sistem persampahan untuk melayani 2.905.400 KK sebenarnya bisa melibatkan swasta, agar ketergantungan terhadap APBN dapat berkurang.

    “Pengolahan air limbah ini suatu bisnis yang menarik, banyak orang yang mau mengelola limbah, bahkan akan jadi bisnis yang sangat prospektif ke depan,” katanya.

    Oleh karena itu, Sigit berharap agar program pembangunan yang seperti itu tidak perlu ditangani dengan APBN mengingat adanya kekurangan anggaran. Termasuk juga pembangunan sistem persampahan, karena hal itu merupakan bisnis yang menarik dan banyak pihak yang juga ingin terlibat.

    Pelibatan swasta dalam pembangunan ini penting, tambah Sigit, agar jangan sampai swasta tidak mau masuk karena berpikir sudah ditangani oleh Pemerintah melalui APBN. Keramahan terhadap investasi, khususnya investasi nasional mutlak dilakukan Pemerintah.

    “Yang penting, Pemerintah dalam hal ini Setjen Kemenpupera membuat regulasinya dengan regulasi yang ketat tetapi dengan jaminan, bahwa kalau ada yang bisnis air limbah di daerah tertentu yang ingin dilayani oleh Kemenpupera ada jaminan setahun dua tahun bisnis mereka berjalan,” pungkasnya. (ADI)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus