Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    World Acupuncture Mission Serahkan Bansos Senilai 1000 US Dollar

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_18481.JPG

    KAB.BANDUNG-Selama 22 hari Tim World Acupuncture Mission (WAM) dari Korea Selatan melakukan misi kemanusiaan dengan menyelenggarakan pengobatan akupunktur gratis bagi warga Kabupaten Bandung, tepatnya di Gedung Budaya Sabilulungan (GBS) Soreang.

    Selain itu Ketua Tim WAM juga menyerahkan bantuan sosial kepada Bupati Bandung yang selanjutnya diserahkan kepada Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bandung senilai 1000 US Dollar.

    Bupati Bandung, H. Dadang M Naser, S.H, S.Ip, M.Ip, mengatakan waktu 22 hari terlalu singkat karena warga Kabupaten Bandung masih membutuhkan pengobatan ini.

    “Mudah-mudahan kerjasama di bidang medis ini bisa ditindaklanjuti dengan kerjasama di bidang-bidang lainnya seperti yang sudah berlangsung selama 5 tahun terakhir ini,” kata Dadang M. Naser saat memberikan sambutan pada acara Pelepasan Tim World Acupuncture Mission (WAM) di Rumah jabatan Bupati Bandung-Soreang, Senin (1/8).

    Acara tersebut dihadiri pula oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, Ir. H. Sofian Nataprawira, MP., Asisten Ekjah, Marlan, S.Ip, M.Si, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dr. H. Juhana, Kepala Dinas Sosial, Dra. Hj. Nina Setiana, M.Si., Ketua Tim WAM, Dr. Jung Yeon Gu, General Secretaris iKOF (Indonesian-Korean Orot Foundation), Daniel Kim, para ahli akupunktur dari Korea dan para karang taruna Kabupaten Bandung yang membantu dalam pelaksanaan praktek akupunktur.

    Dalam sambutannya Bupati Bandung menyayangkan bahwa sampai saat ini pemerintah pusat tidak mengeluarkan ijin praktek akupunktur di Indonesia, padahal sudah saatnya para dokter di Indonesia menggabungkan ilmu medis Barat dan Timur. “Saya sudah mencobanya sendiri untuk meyakinkan bahwa akupunktur adalah pengobatan yang bagus dan aman,” lanjut Dadang.

    Pengobatan akupunktur memberikan efek yang dirasakan langsung para pasiennya, terbukti baru sehari berobat banyak yang mengalami perkembangan positif yang signifikan.

    Dr. Jung Yeon Gu mengatakan bahwa lebih dari 50% warga Kabupaten Bandung yang berobat adalah pasien penyakit stroke. Menurutnya sebanyak 99% pasien yang berobat adalah beragama Islam. “Umat Islam sangat welcome pada misi kemanusiaan kami,” ungkapnya.

    Tawaran beasiswa khusus ilmu pengobatan Akupunktur di Korea Selatan yang ditawarkan langsung oleh Dr. Jung Yeon Gu perlu diperhatikan oleh Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan. “Saya harap ke depan World Acupuncture Mission bisa melanjutkan misi kemanusiaannya lagi di Kabupaten Bandung,” pungkas Dadang.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus