Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Aher Ungkap Resep Majunya Bangsa

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_18523.jpg

    PANGKAL PINANG-Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengungkap dua resep majunya suatu bangsa.

    "Resep-resep kemajuan itu relatif sama setiap zaman. Resepnya hanya dua, yang pertama bangun manusianya, yang kedua olah alam semestanya," katanya saat berkunjung ke rumah dinas (rumdin) Walikota Pangkal Pinang Muhammad Irwansyah, di Jl. Merdeka, Pangkal Pinang, Provinsi Bangka Belitung, Rabu (03/08/2016).

    Maka kata Aher, membangun manusia dengan pendidikan yang baik, serta profesionalisme yang baik, diperlukan sebagai cara yang juga terbaik, dalam menyiapkan sebuah kawasan agar dapat menjadi kawasan yang maju.

    Gubernur Aher pun mencontohkan sejumlah negara yang telah berhasil maju berkat rumusan tersebut. "Rumusan itu jitu menghadirkan Jepang menjadi negara maju, jitu pula menghadirkan Republik Rakyat Tiongkok menjadi negara baru yang maju. Kemudian jitu menghadirkan Korea juga menjadi negara yang maju," kata Aher.

    Penduduk Jawa Barat saat ini berjumlah sekitar 46,7 juta jiwa, maka Jabar memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang potensial dari segi kuantitas. Sementara yang dibutuhkan kini adalah keseriusan, pengabdian dan loyalitas dalam membangun bangsa.

    Selain itu, visi pemimpin bangsa, atau pimpinan daerah pada skala yang lebih khusus lagi pun turut berperan dalam menentukan majunya bangsa. Dalam hal ini, Aher ingin seorang pemimpin mampu menjadi perancang masa depan, yang tidak hanya berupaya membuat suatu gebrakan yang mencakup masa sesingkat masa jabatannya saja. Namun seorang pemimpin dituntut untuk dapat visioner.

    "Saya yakin Pak Walikota Pangkal Pinang punya gagasan, punya visi, yang jelas dan kuat. Pak Wali ini sama dengan saya, jadi punya visi membangun peradaban masa depan, bukan semata-mata Walikota, tapi inilah perancang peradaban masa depan," katanya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus