Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Semester I 2016 Target PAD Jabar Capai 55%

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_18537.jpg

    BANDUNG – Pendapatan Asli Daerah (PAD) sesuai APBD Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran (TA) 2016 hingga Semester I ini telah mencapai 55% atau sudah mencapai Rp 11 Triliun lebih. PAD ini berasal dari optimalisasi pendapatan pajak kendaraan bermotor (PKB) serta berbagai inovasi yang telah dilakukan oleh Dinas Pendapatan Daerah Jawa Barat.

    Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengatakan bahwa pihaknya akan terus memacu penerimaan pendapatan khususnya dari sektor pajak, usai menerima Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri Nugroho di Gedung Sate, Jl. Diponegoro No. 22, Kota Bandung, Jumat (5/8/16).

    “Pak Dadang (Kepala Dinas Pendapatan Daerah Jabar) dan kawan-kawan ini punya inovasi, yakni mengoptimalkan PKB. Pajak-pajak lama, pajak kendaraan yang sudah ada. Karena banyak yang nunggak, dicari yang nunggak itu dan gede juga dapetnya ternyata,” kata Aher.

    “Dan akibat dari yang nunggak itu dikejar terus dengan Samsat Gendong, dengan e-samsat, dan lain-lain akibatnya anggaran tidak kurang bahkan anggaran pendapatan dari PAD itu melampaui target,” lanjutnya.

    APBD TA 2016 Jawa Barat menargetkan penerimaan pajak dari PKB hingga Rp 11 Triliun. Ternyata, realisasinya pada Semester I ini telah mencapai 55 %. Aher pun berharap pendapatan ini bisa konsisten terjadi pada Semester II mendatang atau mencapai 110%.

    “Kalau kemudian dari PKB itu naik 10 persen bisa mencapai Rp 1 Triliun. Top lah, tidak akan khawatir kita menganggarkan apapun,” tutur Aher.

    Selain itu, pada kesempatan ini Aher mengungkapkan bahwa realiasasi anggaran APBD TA 2016 Jabar hingga saat ini telah mencapai 40%. Pihaknya pun berkomitmen untuk terus mempercepat serapan anggaran, salah satunya serapan anggaran dari berbagai proyek yang tengah dilakukan oleh pemprov serta serapan anggaran oleh daerah kabupaten/kota.

    “Saat ini (realisasi) sudah di angka 40 persen, tentu besar. Jadi lihatnya di realisasi bukan di sisa anggaran,” ujar Aher

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus