Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Bupati Ajak Mahasiswa UNIBBA Dukung Raksa Desa Untuk Tangani Sampah

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_18715.JPG

    KAB.BANDUNG-Bupati Bandung, H.Dadang Mochamad Naser, SH, S.Ip, M.Ip, mengatakan pemuda merupakan agen perubahan. Dadang Naser berharap keberadaan 355 mahasiswa UNIBBA (Universitas Bale Bandung) yang akan melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Bandung bisa membawa perubahan yang lebih baik dalam masalah lingkungan.

    Sampai saat ini, diakui Dadang, persoalan lingkungan masih berat jika hanya diatasi pemerintah. Butuh dukungan semua pihak, termasuk para pemuda sebagai agen perubahan.

    “Kami harap semua pengetahuan dan wawasan yang didapatkan mahasiswa di tempat kuliah bisa ikut diaplikasikan di lapangan. Kami ingin mengajak para mahasiswa ini untuk ikut berperan dalam hal penanganan sampah melalui strategi-strategi keilmuan yang telah didapatkan,” harap Dadang Naser ketika melepas kegiatan KKN ratusan mahasiswa tersebut di Gedung Korpri, Soreang, Senin (15/8).

    Dalam penanganan sampah di Kabupaten Bandung, Dadang mengatakan pihaknya memiliki program strategis yang tertuang dalam Sabilulungan Raksa Desa. Dadang menjelaskan Raksa Desa sebagai program unggulan Pemerintah Kabupaten Bandung dalam menyejahterakan masyarakatnya.

    “Bagaimana masyarakat bisa memiliki rumah yang layak huni, air yang cukup dan bersih, kakus (jamban) yang sehat, pengelolaan sampah dan pembuangannya juga, serta terjaganya kelesetarian alam sekitar,” sebutnya.

    Berkaitan dengan hal itu, orang nomor satu di Kabupaten Bandung ini menaruh harapan kegiatan KKN bisa memberikan kontribusi baik bagi lingkungan. 

    “Dengan inovasi dan strategi dalam mengelola sampah, program yang dilakukan UNIBBA diharapkan mampu mengurangi penyebab banjir yang kerap melanda Kabupaten Bandung,” Ungkap Dadang.

    Ditambahkan Dadang mahasiswa bisa menjadi kepanjangan tangan dari program ini dengan cara ikut mensosialisasikan Raksa Desa melakukan strategi penanganan sampah. ”Meningkatkan kesadaran masyarakat, menjaga kelestarian lingkungan,  dan mengaplikasikan serta mensinergikan Raksa Desa dengan program KKN UNIBA,” tambahnya.

    Rektor UNIBA, Dr. Mumun Mulyana., M.Pd, mengatakan dengan mengusung tema Pengembangan Desa Berbudaya Lingkungan (Ecovillage), para mahasiswanya akan ditempatkan  di 6 (enam) desa dan 17 (tujuh belas) dusun di Kecamatan Bojongsoang.

    Program yang akan dilakukan 15 Agustus hingga 19 September ini, kata Mumun, memiliki kegiatan mengenai penyelenggaraan penyuluhan dan pelatihan, konservasi air tanah melalui penanaman pohon, pembuatan biopori serta pengelolaan sampah dan limbah.

    Hal yang sama disampaikan Rektor UNIBA, Dr. Mumun Mulyana., M.Pd, berpesan pada mahasiswanya agar senantiasa menjaga etika saat ber-KKN. Tanamkan dan lakukan nilai-nilai positif, aplikasikan ilmunya sesuai dengan program KKN.

    “Saat ber-KKN, saya harap mahasiswa bisa mengaplikasikan ilmu akademiknya di lapangan, sesuai dengan program pendidikan masing-masing,” Kata Mumun.

    Sebagai Ketua Pembina YPBB (Yayasan Pendidikan Bale Bandung), yang juga mantan Bupati Bandung ke-20 ini, R.H.Lily Sumantri berharap kepada seluruh mahasiswa agar senantiasa menjalin kerjasama sebagai bentuk pengabdian pada masyarakat.

    “Melalui aplikasi ilmu pengetahuan, mahasiswa akan lebih paham secara teknis mengenai implementasi keilmuan masing-masing prodi,” imbuhnya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus