Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Walikota Minta Kontraktor Profesional

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_18765.jpg

    BANDUNG-Pembangunan sejumlah infrastruktur terus dilakukan oleh Pemerintah Kota Bandung dalam upaya untuk menata Kota Bandung lebih baik menuju Bandung Juara, salah satunya dengan memperbaiki seluruh trotoar yang ada di ruas-ruas jalan.

    Walikota Bandung, Ridwan Kamil, meminta kepada para kontraktor yang saat ini sedang mengerjakan perbaikan trotoar untuk bekerja secara profesional sesuai dengan kesepakatan sebelumnya.

    “Saya berpesan pada kontraktor untuk membongkar trotoar jangan kelamaan agar tidak mengganggu warga, spek granit harus granit bakar bukan granit glosy, guiding block untuk tunanetra pun jangan cetak sendiri karena hasil jelek tetapi pakai yang sudah ada saja,” ucapnya.

    Walikota juga meminta kepada kontraktor untuk beton berpola, pola jangan dikerjakan di akhir tetapi harus diawal serta jangan down spek atau tidak boleh telat seperti di jalan Riau.

    “Saya titipkan agar selalu koordinasi di lapangan karena proyeknya banyak sekali, sehingga jika ada protes dari para pemilik cafe langsung ditangani,” ujarnya.

    Menurut Walikota, pihaknya akan melakukan inspeksi ke lapangan dengan harapan di akhir tahun kualitas semua trotoar sudah bagus seperti Asia Afrika.

    “Semua trotoar harus bagus, terlebih lokasinya istimewa seperti jalan Dipati Ukur, Dago di sekitar depan BIP kemudian Jalan Sudirman, Moh Toha, Cibaduyut, Kopo dan Buah Batu,” katanya.

    Sementara itu Sekertaris Dinas Bina Marga dan Pengairan Kota Bandung, Agus H mengatakan, pengerjaan yang sudah selesai lelang adalah di segmen 1 dan 2 yakni di Jalan Riau-Cikapayang, Taman Pramuka - Ahmad Yani, Buah Batu, sekitaran Bale Kota, yang rata-rata pengerjaan selesai Desember dengan granit dan beton berpola.

    “Untuk granit di pusat kota dengan alasan melanjutkan, sedang di wilayah lain beton berpola dengan sumber anggaran sendiri dari APBD sebesar Rp 163 miliar dan sudah dilelang Rp 119 miliar, sedang anggaran dari bantuan provinsi sebesar Rp 52 miliar,” tuturnya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus