Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    BPJS Santuni Atlet Pon yang Meninggal

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_19064.jpg

    BANDUNG-Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Bandung Suci menyerahkan manfaat program Jaminan Kecelakaan Kerja meninggal dunia kepada ahli waris dari salah seorang atlet terjun payung PON JABAR XIX  yang meninggal dunia saat gagal mendarat, Alm Stefani Makepedua, yang merupakan salah satu atlet kontingen Jawa Barat yang dipersiapkan untuk perhelatan PON Jabar XIX September ini.

    Klaim tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jabar Ahmad Heryawan yang didampingi oleh Ketum Koni Jabar serta Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Barat yang diwakili oleh Bpk Bambang Kenharto serta Kakacab Bandung Suci, Bapak Darmadi di GOR KONI Jabar.

    Pada kesempatan tersebut Gubernur Jabar juga menyambut baik dan mendukung sepenuhnya bahwa saat ini seluruh atlet Jawa Barat terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan.

    Selain itu dia juga mengapresiasi Jawa Barat menjadi pelopor dalam mendaftarkan semua atlet yang akan bertanding di PON Jabar XIX dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

    Kakacab Bandung Suci Darmadi mengatakan pemberian santunan kecelakaan kerja yang menyebabkan meninggal dunia bagi peserta merupakan perlindungan jaminan sosial yang merupakan amanah undang-undang.

    Di samping itu juga disebutkan bahwa setiap peserta yang mendapat musibah kecelakaan saat berlatih/bertanding wajib mendapat santunan apalagi itu menyebabkan meninggal dunia.

    “Bagi Atlet PON Jabar yang mengalami kecelakaan saat bertanding yang menyebabkan meninggal dunia, maka ahli waris berhak mendapatkan
    santunan sebesar 48 kali gaji/upah yang dilaporkan ke BPJS Ketenagakerjaan” jelas Kakacab BPJS Ketenagakerjaan Bandung Suci.

    Penyerahan santunan tersebut sebesar Rp 216.600.000 (dua ratus enam belas juta enam ratus ribu rupiah) karena termasuk kategori kecelakaan yang mengakibatkan meninggal dunia dan terjadinya saat bertanding.

    “Jaminan Kecelakan Kerja adalah salah satu program BPJS Ketenagkerjaan yang bertujuan untuk melindungi pekerja dari resiko dan akibat yang ditimbulkan oleh pekerjaan itu sendiri. Pekerja berhak mendapatkan perlindungan tersebut sebagaimana telah diatur dalam UU No 24 tahun 2011 pasal 14 tentang Badan Penyelengaara Jaminan Sosial," ujarnya. jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus