Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    20 Masjid Percontohan Program Kemandirian Masjid

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_19144.jpg

    BANDUNG-Sebanyak 20 masjid di Kota Bandung akan menjadi proyek percontohan program  layanan pembayaran berbasis masjid yang diluncurkan Bank Syariah Mandiri, mengingat saat ini masjid kerap menggantungkan sumber pendanaan daru sumbangan jemaah sehingga tidak mandiri secara ekonomi.

    Program & Business Team Leader Retail Deposit Group BSM Tony B. Kartono mengatakan, dengan program ini masjid akan memberikan layanan pembayaran berupa Penyedia Jasa Pembayaran Online, sehingga memberikan kemudahan kepada jamaah atau masyarakat.

    “Transaksi yang bisa dilakukan oleh Masjid seperti pembayaran PLN, PDAM, BPJS, pulsa maupun produk telekomunikasi,” ucap Tony, usai memberikan presentasi kepada pengurus masjid, di Masjid Salman ITB, Kami (16/09).

    Tony berharap, dengan program ini masjid akan mendapatkan fee dari setiap transaksi sebesar Rp.2.000 sehingga kemandirian masjid untuk mendapatkan pemasukan tanpa tergantung kepada jamaah bisa terlaksana dengan baik.

    “Jemaah masjid nanti bayar PLN, pulsa, ke masjid. Dengan bayar di masjid, maka secara otomatis mereka akan memberi keuntungan kepada masjid, masjid pun lebih mandiri dalam mengelola keuangannya,” jelas Tony.

    Menurut Tony,program ini merupakan salah satu upaya BSM dalam mendorong institusi-institusi keagamaan –khususnya masjid, untuk mulai mendukung perbankan syariah.

    “Saat ini masih banyak masjid di Indonesia masih menggunakan layanan bank konvensional. Kita ingin menginisiasi keterikatan antara masjid dengan bank syariah lewat program layanan pembayaran tersebut,” katanya.

    Tony menambahkan, untuk membantu kemandirian masjid tersebut pihak BSM akan memberikan fasilitas-fasilitas penunjang secara cuma-Cuma, mulai dari perangkat keras, deposit awal, hingga pelatihan.

    “Ini bisa mendorong masjid menjadi institusi keagamaan yang mapan secara keuangan.Jadi tidak hanya mengandalkan donasi dari jemaah, malah bisa menolong jemaahnya,” pungkasnya.


    20 Masjid di Bandung Raya yang menjadi percontohan, yaitu Masjid Salman ITB (Kota bandung), Masjid ta'lim Nurul Insani (Arjasari, kab Bandung), Nurul Falah( Dago Pojok, Kota Bandung), Mushola AL Husaeni (Arjasari, Kab. Bandung), Masjid Darul Ulum ( Pasirhonje, Kab. Bandung), Al-Murabbi (Setrasari, Kota Bandung), Masjid Nurul Ilmi (Kp.Pojok Sukamulya, KBB), DKM Arafah ( Cililin, KBB), Miftahusalam (Cibungur, KBB), Nurul Islam (Pajagalan, Kota Bandung), Majelis taklim Nurul Fatonah(Cihampelas, KBB), Rumah Kreatif Sehati (Gunung Puntang, Kab. Bandung), Masjid Khairina( Cimenyan, Kab. Bandung), Yayasan ABI( Cimenyan, Kab. Bandung), Yayasan PASER ( Sekepicung, Kab. Bandung), Al Haramain (Jl. Tubagus Ismail Raya 90 Bandung). (Parno)

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus