Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Inovasi Dispenda Jabar Dongkrak PAD

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_19237.jpg

    BANDUNG-Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam APBD Perubahan Jawa Barat Tahun Anggaran 2016 dibandingkan dengan APBD Murni Jabar Tahun Anggaran 2016 mengalami peningkatan.

    “Peningkatan PAD bersumber dari peningkatan pajak kendaraan bermotor, bea balik nama pajak kendaraan bermotor dan pajak pengambilan air permukaan,” kata Gubernur Jawa Barat, H. Ahmad Heryawan di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (22/9).

    Dikatakan, dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) mengalami peningkatan sebesar 4,41 persen, dari sebelumnya Rp 5,677 triliun menjadi Rp 5,928 triliun. Sedangkan dari Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) mengalami peningkatan dari target semula Rp 4,463 triliun menjadi Rp 4,606 triliun atau sebesar 3,20 persen. Adapun dari pajak pengambilan dan pemanfaatan air permukaan meningkat sebesar 11,30 persen dari Rp 50,479 miliar menjadi Rp 56,182 miliar.

    "Peningkatan PAD tersebut, membuktikan adanya kemajuan dari Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Jawa Barat dalam mengumpulkan pajak kendaraan bermotor" ujarnya.

    "Kenaikan PKB dan BBNKB tersebut, harus kita apresiasi. Ini adalah berkat inovasi-inovasi yang dilakukan oleh Dispenda Provinsi Jawa Barat. Inovasi yang paling bermanfaat adalah samsat gendong yang dilakukan di daerah-daerah" ujarnya.

    Inovasi Samsat Gendong tersebut dilakukan karena masyarakat yang berada di daerah sering kesulitan ketika melakukan pembayaran pajak karena jarak yang cukup jauh. Inovasi lainnya adalah samsat elektronik. Dengan adanya samsat elektronik, masyarakat wajib pajak dapat membayar pajak dimanapun berada. (ADI)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus