Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Kasus Penyalahgunaan Obat Psikotoprika

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_19375.jpg

    BANDUNG-Kasus penyalahgunaan obat psikotoprika oleh masyarakat yang saat ini ditangani oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Barat, cukup tinggi. Demikian dikemukakan Kabag Bimbingan Operasional Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Barat, AKBP Mulyadi.

    Menurut  Mulyadi, untuk kasus yang berkaitan dengan Benzodiazepine atau yang lebih dikenal dengan sebutan obat penenang hanya 10 persen dari seluruh kasus masalah obat psikotoprika yang ditangani Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Barat.

    “Penyalahgunaan psikotropika hanya 10% dari seluruh narkotika yang kami tangani,” ucap Mulyadi, kepada wartawan dalam Simposium dan Workshop Benzodiazepin, di Hotel Aston Primera, Sabtu (01/10).

    Mulyadi mengatakan, ada banyak modus operandi yang mereka lakukan untuk di jual ke pasaran dan menyalahgunakan obat-obat tersebut.

    “Ada yang menyalahgunakan resep, ada dokter yang mengeluarkan resep tanpa mendiagnosa pasien terlebih dahulu dan dia memberi KTP lalu bikinkan resep, kemudian apotek mengeluarkan resep ini dan dia memperjualbelikan,” katanya. (Parno)

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus