Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Wanita Hamil Di Himbau Tak Donor Darah

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_19436.jpg

    BANDUNG-Donor darah yang dilakukan oleh seseorang merupakan hal yang baik bagi tubuh mereka yang secara rutin melakukan donor darah. Demikian dikemukakan Nadjwa Zamalek Dalimoenthe, Staf Medik Fungsional, Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

    Menurut Nadjwa, ada beberapa orang yang tidak boleh melakukan donor darah, diantaranya wanita yang sedang hamil, haid maupun menyusui serta mereka yang infeksi, vaksinasi, luka dan borok.

    “Kalau yang hamil dan menyusui dia dalam kondisi kebutuhan dia meningkat, yang haid yang sedang keluar darah masa diambil lagi, yang luka atau borok dikulitnya banyak kuman,” katanya.

    Nadjwa mengatakan, mereka yang memiliki gaya hidup kurang baik seperti perokok atau suka minuman keras maupun orang beresiko disarankan untuk tidak melakukan donor darah.

    “Perokok berat di darahnya ada yang namanya karboksi hemoglobin, kan hemoglobin untuk mengikat oksigen, nah kalau perokok berat karboksi hb tinggi, nah pasien itu memerlukan darah yang paling bagus,” ucapnya.

    Jadi menurut Nadjwa, tidak semua orang bisa mendonorkan darahnya, oleh karenanya bagi yang akan mendonorkan darahnya harus memenuhi syarat yang sudah ditentukan dari sisi kesehatan.

    “Sebelum donor, kita harus periksa dulu apakah yang akan mendonorkan darahnya memiliki riwayat penyakit HIV, hepatitis B, hapatitis C dan sipilis” ujar Nadjwa, kepada www.Jabarprov.go.id, dalam sebuah acara Donor Darah Jurnalis di loby RSHS, Jalan Pasteur No. 38, Bandung, Rabu (05/10). (Parno)

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus