Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Wagub: Buku Harus Mudah Diakses, E-Book Diperlukan!

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_19534.jpg

    BANDUNG-Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar membuka secara resmi Rapat Kerja Pusat (Rakerpus) XX dan SeminaR Ilmiah Nasional Pengurus Pusat Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) di Aula Barat Gedung Sate, Jl. Diponegoro No. 22, Kota Bandung, Selasa malam (11/10/16).

    Rakerpus dan Seminar Ilmiah Nasional yang tahun ini mengambil tema "Pustakawan dan Media Sosial" dihadiri 550 orang yang berasal dari Pengurus Pusat dan Daerah Provinsi, Kabupaten/Kota IPI seluruh Indonesia, Dewan Pembina dan Peninjau, pustakawan, mahasiswa, pemerhati kepustakawanan, dan masyarakat umum.

    Dalam sambutannya, Wagub Deddy Mizwar mengatakan bahwa tema tersebut sesuai dengan kondisi zaman saat ini. Dimana teknologi bisa memberikan peran penting dan strategis dalam meningkatkan minat baca atau literasi di kalangan masyarakat, sehingga hal itulah yang menjadi peran positif dari media sosial dan internet untuk kemudahan masyarakat dalam mendapatkan buku.

    "Buku juga harus harus bisa diakses dengan mudah. Maka itulah e-book sangat kita perlukan!" ujar Wagub.

    Wagub menambahkan, saat ini perpustakaan harus dipoles dengan sentuhan inovasi pelayanan berbasis teknologi modern, multimedia yang canggih, serta pustakawan yang handal. Pustakawan dituntut untuk terus berkreasi menghadirkan daya tarik, seperti membuat perlombaan, memfasilitasi pembentukan komunitas baca agar dapat saling memotivasi, sehingga pengunjung betah diperpustakaan.

    Oleh karena itu, menurut Wagub Gerakan Indonesia Membaca atau Pemasyarakatan Minat Baca memiliki peran strategis, sebagai ikhtiar kolektif bangsa ini dalam mendongkrak tingkat literasi.

    “Peran orang tua juga penting, seperti menghadirkan kembali budaya mendongeng, karena selain bermanfaat membangun kedekatan emosional dan karakter anak, mendongeng juga dapat menjadi sarana menumbuhkan minat baca sejak dini, sehingga membaca dapat menjadi karakter anak dan membudaya hingga dewasa,” ungkap Wagub.

    Sementara itu, Kepala Perpustakaan Nasional RI Muhammad Syarif Bando mengungkapkan bahwa tema “Pustakawan dan Media Sosial” sangat tepat diusung dalam Rakerpus 2016 ini. Menurut Syarif Bando, seorang pustakawan harus dapat menjaga kesinambungan pengetahuan dari generasi ke generasi, dan sebagai garda pengawal pustakawan harus mampu menjalin kerjasama baik secara individu maupun lembaga, serta sesama organisasi profesi.

    "Sebagai agen perubahan pustakawan juga harus mampu menyediakan berbagai pengetahuan dan informasi sesuai dengan kebutuhan dan tantangan peradaban manusia," tutur Syarif Bando.

    Pengguna internet aktif di Indonesia saat ini tidak kurang dari 88,1 juta jiwa dan sebanyak 70% diantaranya aktif menggunakan sosial media. Untuk itu, hal ini bisa menjadi potensi untuk pengembangan perpustakaan di Indonesia melalui sistem digital atau internet, sehingga bisa meningkatkan budaya serta minat membaca secara nasional.

    "Library is Librarian, maka maju atau mundurnya sebuah perpustakaan banyak bergantung kepada Pustakawannya," kata Wagub Deddy Mizwar diakhir sambutannya.

    Selain seminar, dalam Rakerpus 2016 ini ada juga kegiatan seperti pameran perpustakaan produk IT, bazar yang menampilkan produk lokal, serta berbagai kegiatan lainnya. Sementara pada pembukaan Rakerpus dilakukan pula penandatanganan kerjasama antara Ketua Umum PP IPI Dedi Junaedi dengan Kepala Perpustakaan RI Muhammad Syarif Bando. Kerjasama ini terkait program pendidikan dan pelatihan kepustakawanan di Indonesia

    Rakerpus dan Seminar Ilmiah Nasional 2016 menghadirkan pembicara, diantaranya:

    1. Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kemkominfo RI Rosarita Niken

    Topik: Pemanfaatan Media Sosial,

    2. Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri RI Soni Sumarsono

    Topik: Kebijakan Penataan Perangkat Daerah Bidang Perpustakaan Berdasarkan PP Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah,

    3. Bunda Literasi Jawa Barat Netty Prasetiyani Heryawan

    Topik: Peran Bunda Literasi Dalam Menumbuhkan Budaya Membaca,

    4. Kepala Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Barat Nenny Kencanawati

    Topik: Kebijakan Bidang Perpustakaan di Jawa Barat,

    5. Budayawan dari Jawa Barat

    Topik: Peran Budaya Dalam Peningkatan Minat dan Budaya Membaca,

    6. Agung Wibawa (Pustakawan Berprestasi 2016)

    Topik: Perpustakaan Umum dan Media Sosial,

    7. Wahyu Nasirudin (Pustakawan Berprestasi 2016 Lipi)

    Topik: Perpustakaan Khusus dan Media Sosial,

    8. Agus Sauki (Pustakawan Berprestasi 2016 Institut Agama Islam Negeri Antasari Banjarmasin),

    Topik: Perpustakaan Perguruan Tinggi dan Media Sosial, dan

    9. Kepala Perpustakaan Sekolah Victory Plus Kemang Pratama Kota Bekasi

    Topik: Perpustakaan Sekolah dan Media Sosial.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus