Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    DPR RI Dorong IPU Miliki Sikap Sama Soal Palestina

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_19692.jpg

    BANDUNG–Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Rofi Munawar mendorong agar negara-negara yang tergabung dalam kelompok negara Islam (Islamic Group) di Inter-Parliamentary Union (IPU) memiliki sikap yang sama dalam prinsip kedaulatan negara dari intervensi asing, khususnya yang menyangkut persoalan Negara Palestina. Hal itu disampaikan Rofi, dalam rilis yang diterima jabarprov.go.id, Selasa (25/10).

    Rofi memaparkan perbedaan pemahaman Resolusi Darurat tersebut seperti yang tampak dari tiga negara sesama anggota Parliamentary Union Of The OIC Member States (PUIC), yaitu Suriah, Maroko, dan Arab Saudi, meskipun secara substansi memiliki persamaan pemahaman.

    "Ketiga negara ini mengajukan resolusi darurat dengan motif berbeda-beda. Tetapi ada satu garis besar yang sama, yakni isu mengenai kedaulatan, dan ini harus jadi kata kunci. Dan agenda terpentingnya terkait kedaulatan Palestina," ujarnya.

    DPR RI mendorong agar isu kedaulatan menjadi penyatu beragam pandangan dari negara-negara grup PUIC tersebut. Pihak DPR RI, siap melobi lebih lanjut untuk mengkombinasikan isu kedaulatan dengan tantangan kemanusiaan yang saat ini dihadapi dunia.

    “Dengan demikian, DPR RI berharap isu ini mendapatkan dukungan lebih luas dari sekitar 160 parlemen anggota IPU,” ungkapnya.

    Suriah memiliki kepentingan atas pemberlakuan sanksi ekonomi yang kemudian berdampak pada HAM individu termasuk pada pelarangan bepergian. Sementara Arab Saudi memiliki kepentingan atas langkah Kongres Amerika Serikat yang mengesahkan UU yang membolehkan warga Amerika Serikat menggugat Arab Saudi atas tragedi 9/11.

    "Sementara Maroko mengangkat isu utama PUIC, yakni soal kedaulatan Palestina. Isu-isu ini berkaitan dengan bagaimana kita sebagai negara nasional membentengi kedaulatan kita untuk tidak mudah tunduk pada asing. Di sisi lain, banyak dari kita memiliki tantangan kemanusiaan dalam beragam konflik yang terjadi seperti di Suriah, Palestina dan lain sebagainya," papar Rofi.

    Bagi Indonesia, usulan resolusi darurat yang harus didorong adalah isu Palestina, mengingat signifikansinya secara politik bagi dunia dan umat Islam. Isu Palestina perlu untuk diangkat terlebih dengan mencuatnya wacana menjadikan Jerusalem sebagai ibukota Israel.

    "Ini jelas akan menimbulkan kemarahan global. Oleh karenanya kita perlu mendorong kedaulatan Palestina agar langkah menjadikan Jerusalem sebagai ibukota Israel tidak terwujud," tegas Rofi.

    Rofi menambahkan kesatuan suara bagi Islamic Group sangat penting untuk menunjukkan kebulatan tekad umat Islam dalam sebuah isu. Dirinya juga menandaskan pentingnya agar Islamic Group baik dalam IPU maupun di PUIC memiliki sinergi mekanisme kerja dan konektivitas yang baik dengan organisasi kerja sama Islam (OKI).

    "Yang jadi catatan saya selama ini, kerja-kerja PUIC berikut keputusannya tidak terhubung langsung dengan OKI. Perlu ada mekanisme konektivitas yg lebih baik, agar PUIC dan OKI dapat bersinergi," pungkasnya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus