Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Kalangan Legislatif Jabar Harapkan RUPS bank bjb Hasilkan Rekomendasi Perbaikan Kinerja

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/logo-bank-bjb2.jpg

    BANDUNG- Perhelatan tahunan di bank bjb tahun ini yaitu RUPS secara resmi dibuka hari ini (28/3), bertempat di Hotel Hilton, Kota Bandung. Atas Penyelenggaraan tahanan tersebut, kalangan legislatif Jabar mengharapkan agar momentum tersebut dapat menghasilkan perbaikan kinerja di bank bjb.

    Menurut, Ketua Komisi C DPRD Jabar, Mamat Robby Suganda dalam keterangannya kepada jabarprov.go.id (28/3) mengatakan keberadaan perkembangan bank bjb yang merupakan salah satu BUMD milik Pemprov. Jabar, yang kini telah berkembang cukup maju dalam penentuan jajaran direksi yang akan dipilih dalam RUPS diharapkan ada yang berasal dari mereka yang terakhir menempati jajaran direksi karena 60% kinerja bank bjb yang dinilai positif tidak terlepas dari mereka yang saat ini menempati posisi direksi

    Harapan berikutnya adalah Legisslatif Jabar mendorong  perbaikan kinerja, legislatif mendorong peningkatan inovasi bank bjb untuk mendorong partisipasi dalam penyaluran kredit kepada UMKM, dengan catatan tahapannya harus jelas dan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian.

    Di sisi lain, Anggota Komisi C DPRD Jabar, Humar Dani memberikan komentar yang berbeda. Menurutnya, dalam rangka menjaring jajaran direksi dalam RUPS tahun ini di bank bjb, apakah mereka berasal dari luar maupun dari dalam tak perlu dipersoalkan yang penting mereka yang nanti dipilih menjadi direksi adalah mereka yang betul-betul profesional dan mempunyai kemampuan untuk memperbaiki kinerja bank bjb ke arah yang lebih baik.

    Jika nanti, ada direksi yang berasal dari bank-bank BUMN diharapkan mereka dapat menjadikan bank bjb mempunyai kinerja maju sebagaimana sudah terimplementasikan di bank BUMN tersebut , paling tidak dapat mengubah kinerja bank bjb  yang selama ini dalam hal menyalurkan kredit lebih banyak mengandalkan kredit pada kalangan PNS yang dinilai kurang mengandung resiko menciptakan kredit macet.

    Hal lain diungkapkan Anggota Komisi C DPRD Jabar, Helmi Attamimi. Menurutnya, dalam rangka  menentukan siapa yang menjadi direksi yang ditentukan dalam RUPS, alangkah tepatnya jika selama ada kalangan internal yang mempunyai kemampuan untuk membawa bank bjb ke arah kemajuan sebaiknya diprioritaskan untuk kalangan internal.

    Helmi, menambahkan dalam RUPS tersebut patut juga dibicarakan perihal kebijakan IPO, karena dengan kebijakan tersebut dari kewajiban penguasaan saham Pemprov. jabar sebagaimana diamanatkan dalam Perda sebesar 51%, saham yang dimiliki Pemprov. Jabar dan Banten tinggal 38%.

    Adanya kebijakan IPO tersebut, perlu dicermati mengingat status bank bjb sebagaimana diamanatkan dalam UU Nomor 5 Tahun 62 merupakan salah satu BUMD, sehingga berimplikasi pada adanya kewajiban memberikan penyertaan modal.

    Sejalan dengan kebijakan IPO, ujar Helmi penyertaan modal tidak bisa diberikan secara langsung, karena harus melalui proses di BEJ. (Nur)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus