Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    DPR RI Dorong Kemenkes Optimalkan Anggaran Kesehatan APBN 2017

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_19931.jpg

    BANDUNG-Kementerian Kesehatan (Kemenkes) diharapkan dapat mengoptimalkan anggaran kesehatan dalam APBN 2017 untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia, papar Anggota Komisi IX DPR RI Ahmad Zainuddin dalam rilis yang diterima jabarprov.go.id, Kamis (10/11).
     
    Saat ini, ungkap Ahmad kualitas sumber daya manusia sudah cukup membaik yang dibuktikan dengan meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tiap tahun. Namun, angka perokok aktif di Indonesia masih sangat tinggi.

    Anggaran kesehatan menjadi alokasi terbesar kelima di APBN 2017. Jumlahnya mencapai Rp 104 triliun atau 5 persen dari APBN.

    "Angka ini cukup besar. Harapannya pemerintah benar-benar dapat mengoptimalkan anggaran ini, supaya kualitas kesehatan masyarakat meningkat," ujarnya.
     
    Optimalisasi anggaran kesehatan perlu didorong sebab, peningkatan IPM Indonesia tiap tahun tersebut tidak diimbangi dengan perkembangan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia. Hal itu dapat dicontohkan dengan angka perokok aktif di Indonesia yang masih sangat tinggi.
     
    Data dari The Tobacco Atlas pada tahun 2015, menyebutkan Indonesia meraih peringkat satu dunia untuk jumlah pria perokok diatas usia 15 tahun. Data tersebut menunjukkan, sekitar 66% pria di Indonesia menjadi perokok aktif. Sementara Rusia 60% dan China 53%. Di Asia Tenggara, Filipina 48%, Vietnam 47%, Thailand 46%, dan Malaysia 44%.

    "Pemerintah harus tegas, memperketat kebijakan tentang rokok. Rokok ini sumber berbagai penyakit," tegasnya.
     
    Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk mulai melakukan gaya hidup sehat. Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) juga diminta mendapat dukungan luas dari berbagai kalangan. Caranya adalah menyediakan ruang kampanye yang luas dan kebijakan infrastruktur pelayanan yang mendukung program tersebut.
     
    "Misalnya pemerintah harus menyediakan transportasi publik yang baik dan sehat, perbanyak fasilitas olah raga, perbanyak ruang tanpa rokok, perbanyak ruang terbuka hijau, hingga kebijakan pengetatan rokok. Pemerintah harus jadi teladan gaya hidup sehat," tutupnya. (NR)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus