Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Perhotelan dan Restoran Jabar Sumbang 22,41 Persen PDRB

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/DSC_hotel6.jpg

     

    Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan optimis sektor kepariwisataan, khususnya usaha perhotelan dan restoran mampu menjadi salah satu penggerak utama aktivitas perekonomian. Tentunya harapan itu tidak berlebihan mengingat usaha perhotelan dan restoran memberikan kontribusi yang signifikan. Bersama dengan sektor perdagangan, mampu menyumbangkan Rp 770,66 triliun atau sekitar 22,41 persen dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Jawa Barat atas dasar harga berlaku tahun 2010. Nilai itu meningkat Rp 80,81 triliun dari tahun 2009.
     
    "Kontribusi usaha perhotelan dan restoran ini semakin memperkokoh posisi Jawa Barat sebagai kontributor ketiga terbesar Produk Domestik Bruto Nasional, setelah DKI Jakarta dan Jawa Timur. Untuk itu kedepan perlu upaya strategis guna semakin meningkatkan kontribusi sektor ini bagi perekonomian Jawa Barat. Diantaranya dengan membentuk Badan Promosi Pariwisata Daerah Provinsi Jawa Barat," tegas Heryawan usai membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Tahun 2011 Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), di Hotel Panghegar, Rabu (30/3). 
     
    Lebih lanjut Heryawan meminta agar para pemangku kepentingan sektor pariwisata senantiasa meningkatkan sinergitas dalam rangka mendorong akselerasi pembangunan kepariwisataan, khususnya di Jawa Barat. Harus diakui wilayah Jawa Barat memiliki sejumlah potensi daerah kunjungan wisata yang dapat dikelola sehingga mampu bersaing di level nasional bahkan internasional. Dimana sejumlah potensi itu dikenal dengan "GURILAPS" atau Gunung, Rimba, Laut, Pantai dan Seni Budaya.
     
    Berdasarkan data Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat tahun 2009, terdapat 1.186 hotel, 593 restoran, 2.648 rumah makan dan 144 kafe mampu menyerap tenaga kerja untuk perhotelan sebanyak 27.665 orang dan untuk restoran termasuk rumah makan dan kafe menyerap 21.494 tenaga kerja. Dengan potensi itu, maka sektor tersebut ternyata mampu menampung banyak tenaga kerja, sehingga kemajuannya harus didorong guna memecahkan permasalahan ketenagakerjaan di Jawa Barat.
           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus