Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Perubahan Perda Dua BUMD Momentum Perbaikan Kinerja

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_19976.jpg

    BANDUNG-Pihak Pemprov.Jabar telah mengusulkan perubahan Perda dua BUMD masing-masing PT BIJB dan PT Jasa Sarana. Dengan usulan perubahan Perda tersebut, diharapkan menjadi momentum untuk memperbaiki kinerja, ungkap Anggota Komisi III DPRD Jabar, Sunatra dalam keterangannya kepada jabarprov.go.id, Senin (14/11).

    Sunatra, lebih lanjut memaparkan, untuk PT BIJB dengan  hadirnya perubahan Perda diharapkan dapat memberikan kepastian regulasi soal kepemilikan berikut pengelolaan BIJB ke depan karena saat ini, kepemilikan dari sisi aset merupakan milik Pemprov. Jabar.

    Sementara rencana sebelumnya, BIJB akan dikelola oleh Pemerintah Pusat, selanjutnya ada perubahan lagi dikembalika pengelolaan kepada pihak Pemprov. Jabar. Proses tersebut, saat ini belum jelas perihal legal aspek serah terima pengelolaan, ujar Sunatra.

    Harapannya,” dengan hadirnya Perda baru yang mengatur perihal BIJB dapat menyelesaikan persoalan tersebut,”, jelas Sunatra.

    Sementara untuk, PT Jasa Sarana dengan Perubahan Perda dapat meningkatkan kualitas kinerja, setidaknya PT Jasa Sarana dapat membangun kemandirian bagi anak perusahaannya yang berjumlah 15 perusahaan.

    Selama ini, kinerja PT Jasa dari sisi kinerja pengelolaan keuangan serta pengelolaan aksi bisnis sudah berjalan sesuai dengan target. Untuk raihan kinerja laba sampai September 2016 mencapai Rp.15.565.598.054,-.

    Raihan laba tersebut, diperoleh dari PT Jasa Sarana (Holding) sebesar Rp.19.071.703.513,-, PT Jabar Bumi Konstruksi sebesar Rp.5.337.567.535,-, PT Jabar Medivest sebesar Rp.7.880.690542,-, PT Jabar Telematika sebesar Rp.2.700.000.000,-, PT Jabar Energi sebesar Rp.3.667.574.435,-, PT Jabar Rekind Geotermal sebesar Rp.2.500.657.266,- dan PT Metaphora Andalan Utama sebesar Rp.640.000.000,-.

    Di sisi lain, sambung Sunatra, untuk kegiatan usaha, dalam kurun waktu tersebut telah dihasilkan beberapa capaian kinerja masing-masing : Bogor Outer Ring Road realisasi lalu lintas harian mencapai 46.855 kendaraan  per hari.

    Untuk Bogor Outer Ring Road seksi II B sudah dilaksanakan pengadaan tanah.Untuk pembangunan jalan tol Ciawi-Sukabumi seksi B pengadaan tanah sudah mencapai 95,11 persen dan progress kontruksi masing-masing paket 1 sebesar 24,6 persen, paket 2 sebesar 15,031 persen dan paket 3 sebesar 7,853 persen.

    Berikutnya untuk pembangunan jalan  tol Soroja, ujar Sunatra pengadaan tanah mencapai 97 persen dengan progress konstruksi masing-masinhg seksi 1 sebesar 49,82 persen dan seksi 2 dan 3 sebesar 51,99 persen.  (NR)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus