Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    DPRD Persilahkan Masyarakat Sampaikan Masukan Terkait LKPJ Gubernur

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/selly-andriana.jpg

    BANDUNG- Ketua Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Jawa Barat 2010, Selly Andriany Gantina, AMd, mengimbau jika ada masyarakat yang ingin memberikan masukan terkait LKPJ Gubernur Tahun Anggaran 2010 bisa langsung disampaikan kepada DPRD Jabar.

    "Kalau ada masyarakat yang ingin memberikan masukan terkait LKPJ  Gubernur Jabar Tahun Anggaran 2010, silahkan datang kepada kami di Gedung DPRD Jabar," katanya.

    Selly mengatakan, berdasarkan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) untuk mengkaji LKPJ Gubernur Jabar Tahun Anggaran 2010 tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) karena dalam laporan tersebut gubernur banyak menggunakan data-data dari BPS.

    "Saya melihat data yang disajikan oleh Gubernur ini perlu dipertanyakan kembali, khususnya yang berkaitan dengan data yang disampaikan bersumber dari BPS, apakah datanya tersebut telah akurat atau tidak atau data sementara," kata wakil rakyat dari Fraksi PDI Perjuangan ini.
    Selain akan berkoordinasi dengan BPS Jawa Barat, Pansus LKPJ, kata Selly, juga akan melakukan koordinasi dan konsultasi dengan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Jawa Barat.

    "Karena bagaimanapun juga BPK bisa memberikan masukan berkaitan dengan kualitatif kinerja bukan dari segi keuangannya saja," ujar Selly.
    Menurutnya, data-data yang disampaikan Gubernur Jawa Barat dalam laporan LKPJnya ada juga yang tidak berdasarkan data dari BPS Jabar,  namun dari laporan instansi/dinas-dinas yang ada.

    “Contohnya, data yang tidak didasarkan data dari BPS Jawa Barat dalam LKPJ Gubernur ialah laporan dari Dinas Pendidikan,” katanya. (enal)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus