Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Peresmian Renovasi Kelas SDN Dayeuhkolot 2

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_20099.jpg

    KAB. BANDUNG-Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung Ir. H. Sofian Nataprawira, MP harapkan perusahaan ikut berkontribusi lakukan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk pembangunan masyarakat. Hal itu dikatakannya saat peresmian renovasi ruang belajar SDN Dayeuhkolot 2 di Kecamatan Dayeuhkolot, Senin (21/11).

    “Saya berharap, hal serupa bisa ditiru oleh perusahaan lain. Karena CSR berhubungan erat dengan pembangunan berkelanjutan. Dalam hal ini suatu organisasi, terutama perusahaan, dalam melaksanakan aktivitasnya harus mendasarkan keputusannya tidak semata berdasarkan dampaknya dalam aspek ekonomi, tapi pertimbangan sosial dan lingkungan,” ucap Sofian.

    Sofian menyambut baik pada perusahaan yang telah memberikan CSR, apapun bentuknya. Seperti PT. Indomarco Prismatama dengan bantuan untuk pembangunan bidang pendidikan hari ini.

    Bersamaan dengan itu Ia mengatakan bahwa pendidikan bukan hanya soal nilai rapor, lulus seleksi atau diterima di sekolah favorit saja. Lebih dari itu menurutnya bagaimana bersama-sama membangun karakter dan moral anak-anak dalam menyongsong masa depannya. Hal ini difokuskan pada kemampuan guru sebagai teladan yang baik.

    “Pendidik selayaknya mampu berlaku teladan di depan murid, membangkitkan niat untuk maju dan belajar saat ditengah murid, dan jika di belakang seharusnya mendorong dan mengarahkan untuk jadi lebih baik,” ungkapnya.

    Program CSR menurutnya merupakan wujud nyata semangat sabilulungan Pemkab dan pihak swasta, dalam upaya mencapai target wajar pendidikan 12 tahun. Untuk rata-rata lama sekolah (RLS) kata Sofian pada tahun 2015 baru mencapai 9,04, yang artinya penduduk Kabupaten Bandung tahun 2015 rata-rata telah menamatkan pendidikan sampai jenjang SMP. Angka ini naik 0,32 point dibandingkan tahun 2014 yang mencapai 8,72 point.

    Sofian juga memaparkan, bantuan CSR yang diberikan, yakni beasiswa pada 1.500 siswa SD tingkat nasional dan untuk Kabupaten Bandung, diberikan pada 55 orang siswa yang membutuhkan sebesar Rp. 500.000,- dari tingkat SD tahun ajaran 2016-2017. Selain itu bantuan sarana prasarana sekolah diterima pula oleh Unit Pelayanan Teknis  Daerah (UPTD) tujuh Kecamatan, diantaranya Kecamatan Bojongsoang, Dayeuhkolot, Banjaran, Katapang, Cangkuang, Ciparay dan Margahayu, masing-masing sebesar Rp. 500.000,-.

    “CSR juga dimanfaatkan untuk renovasi 5 ruangan belajar di SDN Dayeuhkolot untuk perbaikan dinding rembes dan atapnya yang rusak, sehingga kegiatan belajar mengajar berlangsung nyaman,” pungkas Sofian ditemani Camat Dayeuhkolot Ajat Sudrajat.

    Menanggapi hal terebut, Deputi Branch Manajer Indomart Saptaji Prihantoro menyampaikan bahwa CSR ini merupakan kewajiban perusahaan, sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian terhadap aspek sosial masyarakat.

    Ia menjelaskan tingkat keuntungan atau deviden yang diterima, harus menimbang dampak sosial dan lingkungan yang timbul khususnya untuk masyarakat, baik untuk jangka pendek maupun untuk jangka panjang.

    “CSR ini sebagai kontribusi perusahaan terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan, dari donasi Indomart dan pelanggan, juga dari kantong plastik berbayar, dana CSR ini bisa tersalurkan,” tutur Saptaji.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus