Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Bandung Kaji Pengguna Gas 3 Kilogram Pakai SKTM

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_20128.jpg

    BANDUNG-Pemerintah Kota Bandung saat ini sedang melakukan pengkajian terkait penggunaan Gas 3 kilogram yang saat ini dinilai masih tidak tepat sasaran, dimana tidak sedikit masyarakat dengan penghasilan besar atau tidak berhak, masih menggunakan gas 3 kg untuk memenuhi kebutuhan.

    Salah satu yang saat ini sedang dalam pembahasan Pemerintah Kota Bandung, yaitu rencana penggunaan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) untuk memperoleh gas 3 kg di pasaran.

    Walikota Bandung, Ridwan Kamil mengatakan, dalam penggunaan gas 3 kg saat ini masih banyak masyarakat yang salah persepsi.

    “Pengguna gas 3 kg masih ada mis-persepsi, menurut surat edaran Pertamina dan Kementrian itu bersubsidi buat warga miskin namun kelompok menengah ada juga yang menggunakannyam” ucap Walikota.

    Menurut Walikota, kedepan masyarakat yang masuk dalam kelas menengah tidak boleh menggunakan lagi gas 3 kg karena warga kelas menengah sudah disiapkan gas yang tidak bersubsidi yaitu gas 5 kg atau bright gas.

    “Kita akan mengkampanyekan gas 3 kg agar tidak digunakan kelas menengah sembari menunggu mekanisme yang sedang dikaji yakni harus memakai SKTM, sehingga gas itu betul-betul yang tingkat ekonominya paling bawah,” ucapnya.

    Walikota menambahkan, selama ini tidak sedikit  kalangan industri yang masih memakai gas 3 kg dalam usahanya karena belum ada alternative gas lain.

    “Sebelum ada gas 5 kg banyak industri yang menggunakan gas 3 kg, perubahan ini terus kita sosialisasi sehingga harus dipahami gas subsidi itu untuk warga miskin,” katanya. (Parno)

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus