Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pemkab Bandung Terus Berupaya Kurangi Pengangguran

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_20136.JPG

    KAB.BANDUNG-Sebanyak 7000 formasi lowongan kerja dibuka oleh 57 perusahaan besar di Kabupaten Bandung. Seiring perjalanan waktu, jumlah penduduk Kabupaten bandung mengalami peningkatan dari 3.470.393 jiwa pada tahun 2014 menjadi 3.534.111 jiwa hingga akhir tahun 2015.
     
    Bupati Bandung H. Dadang M Naser mengatakan, Pemkab Bandung akan terus berupaya mengurangi jumlah pengangguran. Hal itu dikatakan saat pembukaan Bursa Kerja di Dome Balerame Soreang, Rabu (23/11).
     
    Dadang mengatakan, Pemerintah akan terus berupaya mengurangi pengangguran di Kabupaten Bandung. Karena lambat laun penyerapan tenaga kerja disejumlah proyek dalam negeri dan luar negeri terus bergulir. Sehingga tidak heran jika angka pengangguran mengalami penurunan. 

    “Tercatat angka pengangguran Tahun 2012 sebesar 11,61 % turun menjadi 10,12% tahun 2013. Penurunan kembali terjadi pada Tahun 2014 sebesar 8,48 % dan terakhir Tahun 2015 menjadi 4,03 %,” ucap Dadang Naser.

    Demikian halnya dengan jumlah angkatan kerja setiap tahun terus bertambah, hingga mencapai  1.782.302 orang. Dari data yang ada tingkat pengangguran masa kerja tahun 2012 berkisar 65,92%, mengalami penurunan di tahun 2013 menjadi 65,13%. Pada tahun 2014 naik menjadi 66,16%.
     
    Penambahan angka tersebut, kata Dadang tentunya menjadi pekerjaan rumah bagi Kabupaten Bandung. Yang selama ini dikenal sebagai daerah industry dan pertanian.
     
    Untuk mengurai persoalan tersebut, Bupati Bandung H. Dadang Mochamad Naser, SH,S.Ip.,M.Ip segera mengambil kebijakan strategis dibidang ketenagakerjaan. Dengan satu harapan, adanya penyerapan angkatan kerja sekaligus mengurangi angka pengangguran.

    Tercatat  ada beberapa kebijakan dibidang ketenagakerjaan yang menjadi garapan daerah ini, kata dia, diantaranya penyelenggaraan bursa tenaga kerja (Job Fair), Pembangunan BLK (Balai Latihan Kerja), Pendidikan dan Pelatihan keterampilan bagi pencari kerja untuk 3.120 orang, kejasama diklat dengan metoda 3 in 1, yaitu pelatihan, pemagangan, penempatan untuk 1.900 orang, pelatihan berbasis kewirausahaan melalui bimbingan teknis teknologi tepat guna untuk 1.125 orang disamping kegiatan start and improve your business bagi 600 orang.

    Untuk mengimplementasikan program tersebut, Pemkab Bandung tidak tanggung-tanggung mengeluarkan dana senilai Rp. 11,3 milyar yang diperoleh dari APBD Tahun 2012-2013-2014-2015. 

    “Kita sengaja membekali mereka dengan berbagai pelatihan keterampilan, agar mereka bisa bersaing dipasaran dunia kerja, karena tanpa keterampilan sekarang ini sulit memperoleh pekerjaan,” ungkap Dadang M Naser.

    “Tahun 2015 jumlah angkatan kerja ada 1.782.302 orang, sementara jumlah orang yang tidak bekerja yang  yang ada di catatan kami sebanyak 123.783 orang,” ungkap Kepala Disnaker (Dinas Tenaga Kerja & Transmigrasi) Kabupaten Bandung Drs. Rukmana.

    Terjadinya penurunan angka pengangguran, didorong pula oleh semakin maraknya berbagai proyek PMA dan PMDN ke Kabupaten Banduung yang mampu menyerap ribuan tenaga kerja. Tahun 2015 jumlah investasi tercatat 9,4 trilyun yang menyerap tenaga kerja sebanyak 66.869 orang. Sebagian penyerapan tenaga kerja terjadi pada proyek skala besar sebanyak 55.005 orang, skala menengah sekitar 5.081 orang dan skala kecil 5.783 orang.

    Beberapa pengamat ketenagakerjaan memprediksi, jumlah investasi akan terus mengalir ke Kabupaten Bandung seiring dengan masuknya akses jalan Tol Soroja disamping semakin kondusifnya kehidupan social politik dan kemudahan dibidang investasi. Fenomena ini tentunya perlu disikapi secara cermat oleh para calon tenaga kerja.

    Job fair ini akan berlangsung selama 3 hari, yakni pada tanggal 23 hingga 25 Nopember 2016. Stand peserta job fair akan dibuka pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus