Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pengurus BAZNAS Harus Inovatif dan Transparan

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_20233.jpg

    INDRAMAYU-Pengurus Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Indramayu saat ini harus bisa berinovatif dan juga terus menerapkan prinsip transparansi dalam mengelola dana umat. Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Indramayu, H. Supendi ketika mengukuhkan Pimpinan BAZNAS Indramayu periode 2016 – 2021 di Pendopo Indramayu, Rabu (30/11/2016).

    Pengurus BAZNAS Kabupaten Indramayu yang baru tersebut kini menerapkan komposisi 5 orang unsur pimpinan. Hal ini berbeda dengan komposisi sebelumnya yang hanya diisi oleh satu pimpinan. Ke lima orang tersebut merupakan hasil seleksi dari proses rekrutmen yang diumumkan secara terbuka beberapa waktu lalu.

    Wakil Bupati Indramayu H. Supendi menjelaskan, banyak harapan dari masyarakat Indramayu agar para pengurus BAZNAS Indramayu ini bisa lebih baik, lebih amanah, lebih professional, serta lebih akuntabel. Selain itu juga dari pengurus yang baru ini akan lahir inovasi-inovasi baru dalam pengelolaan zakat infak dan shodaqoh.

    “BAZNAS dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) harus secara rutin dan transparan menyampaikan laporan atau informasi perolehan zakat kepada siapapun yang membutuhkan informasi tersebut. Selain dapat menyampaikan secara langsung, informasi tersebut juga dapat disampaikan melalui media cetak dan media elektronik,” katanya.

    Dengan cara ini, masyarakat akan mengetahui secara jelas setiap penerimaan maupun pengeluaran dari dana zakat tersebut. Jika ini sudah dapat dilaksanakan, maka masyarakat tidak akan ragu-ragu lagi dalam menyetorkan zakatnya kepada lembaga yang formal yakni BAZNAS Kabupaten Indramayu.

    Sementara itu, Wakil Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Sri Fadilah mengatakan, BAZNAS Provinsi telah mencanangkan ‘kebangkitan zakat’ dan ingin mewujudkan Provinsi Jawa Barat sebagai provinsi taat zakat sehingga kedepan bisa menjadi trendsetter dalam pengelolaan zakat secara nasional.

    “Pengurus BAZANAS Kabupaten Indramayu harus bisa menciptakan pengelolaan zakat yang lebih professional serta bisa menciptakan inovasi yang tidak kalah dengan kabupaten/kota lainnya di Jawa Barat,” katanya.

    Ketua BAZNAS Kabupaten Indramayu, Moh Mudor mengatakan, saat ini bersama dengan pengurus yang baru akan terus mensinergikan dengan program pemerintah daerah sesuai dengan peruntukan asnafnya. Program bantuan tersbut yaitu program modal usaha bagi fakir miskin bekerjasama dengan majelis taklim, bantuan modal usaha bagi fakir miskin melalui pendirian koperasi, rehab rumah gakin, dan beasiswa santri takhasus bagi santri kaum dhuafa.

    Para pengurus BAZNAS Kabupaten Indramayu periode 2016 – 2021 yakni, Drs. Moh. Mudor, M.Si (ketua), H. Moch. Syatori, MA (wakil ketua I), Abdul Munir Amari, S.Pd.I (wakil ketua II), Drs. Sarma Munawar (wakil ketua III), dan H. Sihabudin, SHI (wakil ketua IV).

    Pada kesempatan itu diberikan BAZNAS Card yang berisi Nomor Pokok Wajib Zakat (NPWZ) kepada 5000 PNS dilingkungan Pemkab Indramayu yang secara simbolis diserahkan kepada Wakil Bupati Indramayu, Kepala Disdik, Camat Indramayu, dan Kabag Agama dan Kesra. DENI SANJAYA / Bagian Humas dan Protokol Setda Indramayu

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus