Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pasar Minggu Malabar: ‘Gasibu’ di Tengah Rimba

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/psrminggu_malabar.JPG

    KAB. BANDUNG – Keramaian PKL Minggu ada di mana-mana. Selain di Gasibu dan tempat-tempat lain di tengah Kota Bandung, di daerah Pangalengan Kabupaten Bandung, tepatnya di perkebunan teh Malabar juga ada PKL Minggu. Jenis dagangannya sama saja dari mulai makanan kecil, pakaian, alat rumah tangga, hingga ke kendaraan bermotor. Bedanya, PKL Minggu Malabar berada di tengah rimbunnya pohon-pohon pinus tua.

    “Setiap hari Minggu ramai. Pengunjung datang dari daerah sekitar Pangalengan, bahkan ada yang datang dari luar Pangalengan yang kebetulan sedang berlibur di Pangalengan” ujar Imas (43), seorang penjual makanan kecil.

    PKL Minggu di Malabar Pangalengan sudah berlangsung sejak 5 tahun lalu. Awalnya berdasarkan cerita beberapa pedagang di lokasi, dulu hanya pedagang pakaian dan kebutuhan rumah tangga saja, untuk melayani kebutuhan para pekerja pemetik teh, sehingga mereka tidak usah jauh-jauh ke pasar Pangalengan yang jaraknya kurang lebih 10 km.

    Para PKL yang mangkal setiap hari Minggu di Malabar, cukup membayar semacam retribusi Rp 2000 hingga Rp 5000 ke petugas dari Perkebunan Malabar, tergantung jenis dan besaran dagangannya.

    “Kalau saya hanya membayar 2000 rupiah saja ke petugas yang datang ke setiap lapak PKL. Ya tergantung jenis dagangannya sih” ujar Imas.

    Imas mengaku  bisa meraup untung Rp 100.000 hingga Rp 150.000 sekali jualan. Tapi itupun tidak tentu, tergantung banyaknya pengunjung dan cuaca. Menurut Imas, kalau pas cuaca hujan besar, pengunjung agak sepi.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus