Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Indramayu Peroleh The Hassan Wirajuda Award 2016

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_20462.jpg

    INDRAMAYU-Pemkab Indramayu berhasil meraih penghargaan Hassan Wirajuda Award tahun 2016 ini. Penghargaan tersebut merupakan buah dari kerja keras Pemkab Indrmayu yang begitu komitmen terhadap perlindungan WNI di luar negeri terutama para buruh migran. 

    Penyerahan penghargaan dilakukan pada hari Jum’at malam (16/12/2016) di Ruang Nusantara Kementrian Luar Negeri oleh Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi kepada Bupati Indramayu yang diwakili oleh Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja, Daddy Haryadi dan Kuwu Majasari, Wartono.

    Pada tahun 2016 ini  Kementrian Luar Negeri (Kemlu) kembali memberikan apresiasi kepada para pendekar perlindungan warga negara Indonesia (WNI). Apresiasi yang diberikan Kemlu berupa Hassan Wirajuda Award 2016.

    Terdapat 7 kategori penghargaan yang diserahkan yakni kategori mitra kerja Kemlu, kategori mitra kerja perwakilan RI di luar negeri, kategori kepala perwakilan RI, kategori staf perwakilan RI, kategori masyarakat madani, kategori jurnalis/media, dan kategori pemerintah daerah.

    Untuk kategori pemerintah daerah, yang mendapatkan penghargaan yakni Kabupaten Wonosobo, Pemprov Nusa Tengggara Barat, Pemrov Jawa Timur, dan Kabupaten Indramayu.

    Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi mengucapkan terima kasih kepada Hasan Wirajuda, yang telah mengizinkan namanya digunakan sebagai penghargaan kepada pihak-pihak yang telah berkontribusi dalam perlindungan warga negara Indonesia di luar negeri.

    Hasan dianggap sebagai inisiator dan pelopor dari pengarusutamaan upaya perlindungan WNI dan BHI di luar negeri oleh Kementerian Luar Negeri, khususnya, dan pemerintah Indonesia, umumnya.

    "Pemberian penghargaan ini merupakan upaya tulus kami untuk membangun tradisi baru buat mereka yang memberi kontribusi nyata dalam perlindungan WNI di luar negeri," kata Retno.

    Retno berharap penghargaan ini dapat memupuk semangat dan dapat memunculkan role model baru dalam perlindungan terhadap WNI di luar negeri.

    Selain itu, penghargaan ini untuk kontribusi aktif dan memacu semangat perlindungan dalam masyarakat Indonesia.
    Tantangan ke depan, kata Retno, masyarakat akan semakin krusial dan meminta perhatian.

    "Semoga penghargaan ini dapat meningkatkan public awareness  bahwa negara hadir untuk melindungi rakyatnya," ujarnya.

    Sementara itu Bupati Indramayu Hj. Anna Sophanah menjelaskan, terpilihnya Kabupaten Indramayu untuk menerima penghargaan tersebut karena Indramayu menjadi role model untuk perlindungan TKI yang berasal dari Desa Majasari Kecamatan Sliyeg.

    Menurut bupati, Desa Majasari telah memiliki peraturan desa untuk melindungi warganya sebelum berangkat keluar negeri untuk menjadi tenaga kerja. Disamping itu Kabupaten Indramayu juga telah memiliki Peraturan Daerah Nomor 2 tahun 2013 tentang Perlindungan Ketenagakerjaan. Walapun peraturan daerah yang spesifik mengatur tentang TKI diluar negeri belum dimiliki.

    Sementara itu Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kabupaten Indramayu, Daddy Haryadi mengatakan, komitmen Pemkab Indramayu tersebut dibuktikan dalam penyelesaian berbagai persoalan yang muncul terkait dengan para TKI yang berada di luar negeri.

    “Setiap masalah yang muncul terkait kasus di luar negeri terutama masyarakat Indramayu, kita upayakan secara maksimal penyelesaiannya. Walaupun secara garis besar kasus ini muncul karena kebanyakan merupakan tenaga kerja non procedural,” kata Daddy. DENI SANJAYA / Bagian Humas dan Protokol Setda Indramayu

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus