Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    228 Marbot Se-Kota Bogor Ikuti Pembinaan

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_20550.jpg

    KOTA.BOGOR-Sebanyak 228 orang marbot masjid yang tersebar di 6 kecamatan Kota Bogor mengikuti kegiatan Pembinaan Marbot Masjid Tingkat Kota Bogor Tahun 2016. Pembinaan dilaksanakan di Gedung Grahapool, Jl.Raya Merdeka Ciwaringin Bogor, Rabu (21/12/2016).

    Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman secara resmi membuka kegiatan pembinaan yang dimulai 21-22 Desember 2016 dengan menghadirkan tiga nara sumber. "Kegiatan ini merupakan lanjutan dari kegiatan pembinaan serupa bagi khatib atau imam dan pembinaan bagi remaja masjid, yang bertujuan untuk membangkitkan dan menyemarakkan peran masjid sekaligus juga para pelaku yang menjadi pengurus masjid," kata Usmar.

    Usmar mengatakan, peran marbot selaku orang yang mempersiapkan masjid dalam artian kebersihan dan kelengkapan untuk beribadah sungguh penting, karena jika hal ini tidak dilandasi niat tulus beribadah kepada Allah SWT akan sulit," Doa saya untuk para marbot kesehatan dan kemudahan dalam menjaga rumah Allah," ujar Usmar.  

    Ketua Panitia kegiatan Arif Rahman Badrudin dari Bagian Kemasyarakatan Kota Bogor melaporkan, karena keterbatasan ruangan kegiatan pembinaan dibagi menjadi dua gelombang yang masing-masing terdiri dari tiga kecamatan. Gelombang pertama diikuti 119 orang dengan rincian 43 dari Bogor Selatan, 38 dari Tanah Sareal dan 38 orang dari Bogor Utara. Jumlah keseluruhan marbot tercatat 912 orang.

    Data yang ada akan terus diverifikasi agar lebih baik karena hal ini berkaitan dengan pemberian bantuan bagi para marbot. Arif menjelaskan, indikator yang digunakan dalam pendataan marbot adalah  warga Kota Bogor melalui e-KTP, Non PNS atau swasta, bukan pensiunan, tidak sedang terima bantuan serupa dari pihak lain dan setidaknya aktif dua tahun sebagai marbot yang  dibuktikan dengan SK dari DKM terkait. "Ke depan seleksi dan indikator  akan lebih diperketat hal ini semata-mata agar pemberian bantuan tidak salah sasaran," ujar rif.

    Ketua MUI Kota Bogor KH.Adam Ibrahim yang menjadi nara sumber sesi pertama menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini. Selain silaturahmi dan tolabul ilmi, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan dan memakmurkan masjid. Menurutnya, orang musyrik atau orang kafir tidak mungkin bisa mendatangi dan memakmurkan masjid.

    "Orang yang siap memakmurkan masjid hanyalah orang Islam yang beriman kepada Allah SWT, yang beriman bahwa ada kehidupan akhirat setelah mati. Hanya orang suka dan yang siap beribadah yang bisa memakmurkan masjid, karena masjid adalah tempat yang paling baik di sisi Allah SWT dan tempat paling dicintai Allah SWT. Ini merujuk dari hadist nabi yang menanyakan tempat apa yang dicintai dan disukai Allah SWT. Dan orang yang paling dicintai oleh Allah adalah orang yang paling pertama datang ke masjid dan paling terkahir pulang dari masjid kepada malaikat Jibril, HR. Abu Dawud," paparnya.

    Selain ketua MUI hadir pula sebagai nara sumber Dede Supriyatna dari Kemenag Kota Bogor dan Ending Bahrudin.(rabas/lani-eto)

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus