Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Bupati Bandung Kukuhkan Satgas Saber Pungli

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_20575.jpg

    SOREANG-Bupati Bandung H. Dadang M. Naser mengukuhkan Tim Satuan Tugas (Satgas) sapu bersih (Saber) pungutan liar (Pungli) tingkat Kabupaten Bandung. Pengukuhan ini dilakukan sebagai komitmen pemerintah dalam memberantas tindakan pungutan liar yang terjadi di Kabupaten Bandung.

    “Tim Saber Pungli ini sudah beroperasi sejak beberapa waktu lalu dan melibatkan beberapa unsur FKPD (Forum Koordinasi Kepala Daerah), seperti dari Polres Bandung, Kejaksaan Negeri, Kodim (Komado Distrik Militer), Denpom (Detasemen Polisi Militer), Badan Kesbangpol, Inspektorat, dan beberapa OPD (Organisasi Perangkat Daerah),” Ucap Dadang.

    Menurut Bupati Bandung, Satgas ini baru dikukuhkan pada hari ini, agar efektivitas kerja maskimal. Tim ini selanjutnya akan menginformasikan kepada publik,  bahwa pemberantasan  pungli di seluruh wilayah, baik instansi pemerintah maupun swasta di Kabupaten Bandung akan lebih serius. Hal itu dikatakan Bupati usai acara pengukuhan di Gedung Moch. Toha Soreang, Kamis (22/12).

    Dadang menuturkan, pemberantasan pungli tidak berdasarkan jumlah nominal. Dia menegaskan berapa pun nominal pungli, baik di layanan publik pemerintahan atau swasta, akan tetap ditindak.

    “Sebagai upaya menjamin pemerintahan  yang bersih dan tranparan, Tim Satgas  Saber Pungli akan menindak pelaku pungli tanpa melihat nominal,” imbuhnya.

    Melalui kehadiran Tim Satgas Saber Pungli, Bupati berharap agar komitmen Pemerintah Daerah (Pemda) dalam upaya akselerasi clean government dan good governance di Kabupaten Bandung bisa terwujud.

    “Saya harap dengan adanya Tim Satgas Saber Pungli ini, akan terwujud pemerintah yang bersih dan baik, khususnya untuk pelayanan terhadap masyarakat,” pungkas Dadang.

    Tim ini kata Dadang, akan bekerja sesuai tahapan dan menjalankan 4 fungsi, yakni intelejen, pencegahan dan sosialisasi, penindakan serta yustisi. Selain itu lanjutnya, Tim juga memiliki wewenang untuk membangun system dan standar operasional dan pemberantasan pungli.

    “Sistem kerja Tim akan menjalankan aksi intelenjen, pencegahan, sosialisasi dan penindakan. Dalam hal ini masyarakat juga harus berkomitmen untuk membiasakan menjalani proses resmi dan bukan malah ‘melegalkan’ pungli,” Ungkapnya.

    Menanggapi hal itu, Ketua Satgas Saber Pungli yang dijabat oleh Wakapolres (Wakil Kepala Kepolisian Resort) Bandung Kompol Edwin Apandi, S.IK.,MH mengatakan bahwa dalam menjalankan tugasnya, tim akan bekerja melalui pola pengamatan dengan cara intelejen untuk tindakan selanjutnya.

    “Kami akan berupaya semaksimal mungkin dan optimis,  bukan saja pecegahan dan operasi tangkap tangan, bahkan  hingga menghilangkan budaya pungli dan memberi efek jera. Untuk target tertentu sudah ada, dan sedang kami pantau,” kata dia.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus