Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    PT BIJB Teken MoU Dengan PT Railink Dan PT Gapura Angkasa

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_20993.jpg

    BANDUNG—Upaya PT BIJB menambah jumlah mitra strategis dalam pengelolaan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka terus bertambah.

    PT BIJB melalukan penandatanganan MoU dengan PT Railink tentang kerjasama transportasi intermoda di Bandara Internasional Kertajati, dan juga dengan PT Gapura Angkasa tentang kerjasama pengelolaan Groundhandling dan Warehousing di Bandara Kertajati, Selasa (24/1) malam.

    Hadir dalam acara penandatangan MoU tersebut Direktur Utama PT BIJB Virda Dimas Ekaputra, sementara dari PT Railink langsung oleh Direktur Utama Heru Kuswanto dan dari PT Gapura Angkasa Direktur Keuangan Esther Siahaan.

    Virda mengatakan, dalam masterplan Bandara Kertajati, terdapat rencana untuk membangun terminal multimoda berikut dengan jalur kereta api bandara. Penandatanganan MoU ini adalah sebagai bentuk awal dari penjajakan kerjasama tersebut dan diharapkan untuk kedepannya PT BIJB bersama PT Railink dapat mengelola terminal multimoda bandara kertajati bersama, termasuk di dalamnya pengelolaan kereta bandara.

    Selain mengelola terminal multimoda, Railink juga akan mengelola kereta bandara. “MoU ini bentuk penjajakan kerjasama ke depan agar nanti ada layanan kereta ke bandara,” katanya

    Railink sendiri menurutnya sudah berpengalaman mengelola kereta bandara seperti di Soekarno-Hatta, hingga Kualanamu, Medan. Di MoU tersebut kedua belah pihak dalam enam bulan ke depan akan membahas detil teknis bagaimana merealiasasikan kereta bandara.

    Sementara untuk kegiatan Groundhandling dan cargo warehousing di bandara kertajati, PT BIJB membutuhkan mitra yang telah memiliki pengalaman di bidang tersebut. Sehingga dijajaki kerjasama dengan PT Gapura Angkasa dengan MoU sebagai langkah awal penjajakan kerjasama tersebut. Diharapkan kelak dapat dilakukan kerjasama dalam mengelola Groundhandling dan cargo warehousing di Bandara Kertajati.

    “PT Gapura Angkasa yang merupakan anak perusahaan AP II sudah memiliki banyak mitra airlines dan pengalaman dalam mengelola groundhandling serta cargo warehousing,” tuturnya.

    Direktur Utama PT Railink Heru Kuswanto mengatakan Railink merupakan anak perusahaan dari PT Kereta Api Indonesia dan PT Angkasa Pura II di amanahkan menjadi operator Kereta Api Bandara pertama di Indonesia. “Saat ini kami sudah operasional di Kualanamu Medan, dan nantinya akan melayani di beberapa kota besar di Indonesia, Kereta Api Bandara Soekarno Hatta merupakan project terdekat kami,” katanya.

    Railink hadir sebagai alternatif transportasi bagi masyarakat dari dan menuju Bandara.  Dan kerjasama yang dijalin antara Kereta Api Bandara Railink dengan Bandar Internasional Jakarta Barat merupakan wujud komitmen Railink untuk memberikan layanan kepada masyarakat Indonesia. (Pun)
     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus