Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Paguyuban UKM Kab. Bandung Segera Dibentuk

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_21003.jpg

    KAB. BANDUNG-Sebagai wadah dalam sinergitas pengelolaan Usaha Kecil Menengah se-Kabupaten Bandung, akan segera dibentuk Paguyuban UKM Kabupaten Bandung. Hal itu dikatakan Bupati Bandung H. Dadang Mohamad Naser pada acara silaturahmi UKM se-Kabupaten Bandung yang dipusatkan di Gedung Moch Toha Soreang, Rabu (25/1).

    “UKM sebagai salah satu penopang perekonomian masyarakat, perlu difasilitasi dengan baik. Kedepannya harus dibentuk paguyuban, sebagai wadah penampung kreativitas, inovasi dan aspirasi pelaku UKM di Kabupaten Bandung, “ucap Bupati.

    Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kab. Bandung, Dadang M Naser mengatakan angka pengangguran di tahun 2016 mencapai 4,0% dari sebelumnya 8% (tahun 2015), artinya ada penurunan. Hal itu salah satunya disebabkan karena aktivitas UKM yang cukup pesat.

    “Investasi tahun 2016 naik 2 kali lipat di Kabupaten Bandung, dan mencapai 11 triliun. Selain menurunkan angka pengangguran, peningkatan investasi dan aktivitas UKM ini menjadi salah satu indikator yang mempengaruhi naiknya Indek Pembangunan Manusia (IPM) dari aspek daya belinya,” imbuhnya.

    Bupati berharap, dengan terbentuknya paguyuban UKM di Kabupaten Bandung, koordinasi, sinergitas dan solusi bagi setiap UKM bisa teratasi dengan baik. Menurutnya saat ini terdapat tiga permasalahan yang harus menjadi perhatian bersama, dalam mengembangkan perekonomian masyarakat melalui UKM.

    “Saat ini, UKM masih terkendala 3 hal, yakni akses pembiayaan permodalan, kemampuan berinovasi dan pemasaran produk. Ini harus kita pecahkan bersama melalui koordinasi dan kerja sama dengan beberapa pihak, seperti keterlibatan Universitas Telkom (UKM digital) dan pihak perbankan,” tandasnya.

    Sementara Kepala Bidang Pengembangan dan Pembinaan UKM pada Dinas Koperasi dan UKM Kab. Bandung Usman Karyana mengatakan, anggaran fasilitasi UKM tahun 2017 di Kabupaten Bandung mencapai Rp 1,5 Miliar. Anggaran itu akan digunakan untuk beberapa kegiatan.

    “1,5 miliar untuk fasilitasi UKM, akan digunakan untuk kegiatan pelatihan dan pembinaan, fasilitasi kebutuhan legalitas Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta penerapan UKM digital bekerja sama dengan Universitas Telkom,” pungkas Usman.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus