Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Walikota: Perlu Korelasi Visi Misi dan Program Kerja

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_21011.jpg

    BANDUNG-Walikota Bandung Ridwan Kamil mengatakan, salah satu kunci keberhasilan raihan nilai A yaitu akuntabilitas kinerja adalah korelasi antara visi, misi, dan program kerja dengan pelaksanan kegiatan.

    “Jika tidak terjadi korelasi, maka akan berdampak pada pemborosan anggaran,” ucap Walikota, usai menerima penghargaan dari Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur, di Grand Royal Panghegar, Rabu (25/01).

    Menurut Walikota, saat ini pihaknya sedang berkutat dengan penataan aset kota guna mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sehingga akan menggenapkan seluruh proses reformasi birokrasi di Kota Bandung.

    "Kalau Bandung udah nyambung, yang saya mau, Nawacita mau, RPJMD mau. Makanya terlihat banyak perubahan karena uangnya memang ada. Kalau dulu uangnya ada habis buat diri sendiri. Kalau sekarang habis buat masyarakat," tuturnya.

    Walikota menambahkan, jika reformasi sudah selesai maka saat ini tinggal dikunci oleh peraturan, sementara sisanya kita berinovasi.

    “Nggak usah lagi ngurus-ngurus dapur yang selama ini jadi problem," tambahnya.

    Pada Penyerahan Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten/Kota Wilayah I (Sumatera, Banten, dan Jawa Barat), terdapat 172 kabupaten/kota yang hadir. Berdasarkan siaran pers yang dilansir Kementerian PANRB, di wilayah I ini terdapat satu Pemerintah Kota yang berpredikat A dan tiga kabupaten/kota berpredikat BB.

    Kemudian juga terdapat 17 kabupaten/kota dengan predikat B. Selain itu, di wilayah ini juga terdapat 81 kabupaten/kota dengan predikat CC, 69 kabupaten/kota dengan predikat C dan satu kabupaten dengan predikat D. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus