Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Serahkan Zakat Langsung ke Mustahiq

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_21236.jpg

    SUMEDANG-Baznas Kabupaten Sumedang  mengawali kegiatan Roadshow  pelaksanaan sosialisasi dan edukasi zakat kepada masyarakat sekaligus melakukan penyaluran dana zakat, infaq dan shadaqah, yang diawali dengan mengunjungi dua kecamatan yaitu kecamatan cimanggung dan jatinangor, Senin, (7/2/17). 

    Pada acara yang digelar di dua tempat yang berbeda tersebut yaitu di Balai Desa Sindangpakuon Cimanggung dan Balai Desa Cikeruh Jatinangor, turut hadir Bupati Sumedang H. Eka Setiawan, Asissten Pembanguan Dede Hermasyah, Asisten Administrasi Dadang Sukma, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Agus Muslim, serta para Camat dan para kepala desa dari kedua kecamatan masing-masing.

    Disampaikan Ketua Baznas Kabupaten Sumedang H. Ali Badjri, baru pada tahun 2017 ini penyaluran dana para Muzakki (pemberi zakat) yang dititipkan kepada Baznas dilakukan dengan cara turun langsung ke tiap-tiap kecamatan yang dikemas dalam kegiatan roadshow. “tahun-tahun sebelumnya biasanya para mustahiq (penerima dana zakat) yang kita undang, dan sekarang kita akan coba keliling ke seluruh kecamatan yang ada di kabupaten sumedang, karena sudah banyak juga proposal dan pengajuan dari masyarakat yang meminta bantuan kepada kita,”ungkap Ali. 

    Bupati Sumedang Eka Setiawan mengungkapkan, bahwa pengumpulan dana zakat, infaq dan shadaqah yang dikumpulkan Baznas kabupaten sumedang pada tahun 2016 lalu, telah berhasil mengumpulkan dana sebanyak 29 Milyar. Dengan capaian yang sangat baik tersebut Eka berharap dapat dijadikan motivasi Baznas dan para muzakki namun ia pun mewanti-wanti para kepala desa dan para pengurus unit pengelola zakat (UPZ) kecamatan agar jangan lekas berpuas diri.

    Eka juga menghimbau kepada Camat agar dapat mengarahkan dan mendorong masyarakatnya untuk dapat berzakat. Menurut laporan dari Pak Ketua Baznas, program infaq dua ribu yang telah dicanangkan pun belum berjalan dengan optimal. Oleh karena itu, pada kesempatan ini saya juga menghimbau kepada para Camat dan para kepala desa agar dapat turut mendorong masyarakatnya yang telah masuk Nishab (masuk wajib zakat) agar mau berzakat, sehingga dapat membantu dan meningkatkan tarap hidup masyarakat yang kurang mampu sehingga menjadi lebih baik,”ucapnya.

    Eka pun menekankan, agar jangan sampai terdapat anak yang tidak dapat sekolah karena persoalan biaya, khususnya di kecamatan jatinangor. “kecamatan jatinangor adalah kota pendidikan, jadi jangan sampai ada anak yang tidak dapat sekolah, karena pendidikan bagi anak sangatlah penting karena menjadi modal dasar bagi pembanguanan Sumedang ke depannya,”tukasnya.

    Pada acara roadshow di dua kecamatan tersebut, telah diserahkan Nomor Pokok Wajib Zakat (NPWZ) dari Ketua Baznas kabupaten sumedang kepada Camat, dan bantuan berupa Santunan Anak Yatim Piatu untuk 46 orang anak, pembagian Sembako Kepada Masyarakat Miskin atau Kurang mampu sebanyak 115 paket, Bantuan Pembangunan Rutilahu untuk dua kepala keluarga. Sementara bantuan yang diberikan di wilayah kecamatan jatinangor, ditambah dengan pemberian bantuan sarana prasarana keagamaan yaitu untuk pembangunan masjid serta pemberian Santunan kepada sebanyak 120 Guru Ngaji Non PNS yang merupakan binaan dari UPZ kecamatan jatinangor. 

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus