Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Diskominfo Garut Terima Kunjungan Unand

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_21244.jpg

    GARUT-Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Garut, Selasa (7/2/2017) mendapat kunjungan mahasiswa Program Magister Ilmu Komunikasi Fisip Universitas Andalas Padang, Sumatera Barat. Rombongan yang diketuai Dr. Emeraldy Chatra, M.Ikom. diterima langsung Sekretaris Diskominfo, Drs. Diar Cahdiar, M.Si., di Ruang Media Center.

    Menurut Dr. Emeraldy Chatra, M.Ikom., rombongan mahasiswa sebanyak 18 orang sengaja datang ke Kabupaten Garut untuk menggali sebanyak-banyaknya mengenai pengelolaan opini publik dan kehumasan. Menurutnya program magister yang ada di Universitas Andalas memiliki tujuan menghasilkan Sarjana Magister Ilmu Komunikasi yang memiliki kompetensi untuk memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu komunikasi, khususnya public relations dan media studies melalui pengajaran dan penelitian di berbagai instansi pemerintah dan non pemerintah lainnya.

    Tanya jawab antara mahasiswa dengan Sekretaris pun muncul, dari mulai meredam informasi hoax, pengendalian dan pengawasan pornografi, hingga masalah hacker.

    Diar Cahdiar dengan diplomatis menjawab bahwa persoalan informasi hoax bukan sesuatu yang dikeluhkan sebagian masyarakat Garut, karena karakter masyarakatnya yang lebih mengedepankan keterbukaan, sehingga tidak mengendap dan menimbulkan informasi palsu. Meski demikian, pihaknya berupaya agar hoax tidak terjadi. Caranya, mengedepankan komunikasi dan informasi yang welas dan transparan.

    Berkaitan dengan pornografi, dijawab Diar sebagai dampak negatif yang dirasakan sangat berat. Dia menilai masalah itu diibaratkan sebagai adu pintar antara pemerintah dan pemakai media teknologi cyber. “Kenyataan ini seolah mereka tidak mau ditaklukkan,” ujar Diar.

    Untuk mengantisipasi itu, maka peran pemerintah mewadahi komunitas-komunitas telematika, sehingga secara tidak langsung menyebarkan virus-virus kebaikan, yang berdampak terhadap penyalahgunaan media dunia maya. “Kami perbanyak kegiatan inovatif dalam rangka memfasilitasi hobi mereka. Biasa dari situ muncul ide-ide kreatif," pungkasnya.

    Azwar Emeraldy, secara khusus mengapresiasi Diskominfo yang telah berperan, sehingga banyak karya-karya yang bagus dan inovatif. Meski demikian ia mengkhawatirkan persoalan teknologi menumbuhkan perbedaan persepsi masyarakat diakibatkan oleh perbedaan intelektual, termasuk dengan hoax yang bisa merusak kepercayaan masyarakat dan pemerintah.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus