Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Bupati Cellica Resmikan Kantor BNNK Karawang

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_21265.jpg

    KARAWANG-Sebagai upaya mendukung akselerasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di wilayah Kabupaten Karawang, Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana meresmikan penggunaan Gedung Kantor Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karawang di Jalan Husni Hamid No.24, Kamis (09/02).

    Kepala BNNK Karawang AKBP M.Julian dalam laporannya menjelaskan, Gedung Kantor BNNK Karawang ini bersetatus milik Pemda Karawang yang dipinjampakaikan ke BNNK Karawang. Hal ini bisa terealisasi karena hubungan yang harmonis antara BNNK Kabupaten Karawang dan Pemerintah Kabupaten Karawang.

    M. Julian berharap dengan diresmikannya gedung kantor ini, maka kinerja para personel BNNK Karawang bisa lebih baik dalam upaya membersihkan Kabupaten Karawang dari ancaman bahaya narkoba.

    Kepala BNN Provinsi Brigjen Polisi Rusnadi mengapresiasi hubungan baik antara BNN Kabupaten Karawang dengan Pemda Kabupaten Karawang dalam pemberian ijin pinjam pakai Gedung BNNK ini. Ia berharap BNNK dan Pemda Karawang dapat terus bekerjasama menjaga Kabupaten Karawang dari virus-virus narkoba.

    Sementara Itu Bupati Karawang dalam sambutannya menyampaikan, dalam suasana keprihatinan darurat narkoba di Jawa Barat, Alhamdulillah Kabupaten Karawang dapat meresmikan gedung BNNK Karawang. Untuk itu, Beliau atas nama pemerintah mengucapkan “selamat” kepada seluruh jajaran BNNK Karawang. “Mudah-mudahan dengan keberadaan gedung baru ini dapat memberikan solusi terbaik sekaligus dapat memberikan sumbangsih pemikiran yang nyata terhadap upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran narkoba dari semua segmen masyarakat dan dari semua jenis narkoba,” imbuhnya.

    Cellica mengajak kepada semua komponen masyarakat agar secara bersama-sama ikut berpartisipasi dalam pemberantasan narkotika. "Karena hal itu merupakan tanggung jawab kita bersama. Tanggung jawab bersama antara Pemerintah Daerah, BNN, penegak hukum, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi sosial, kalangan pendidik, para orang tua, dan masyarakat itu sendiri, baik dalam pencegahan, penegakan hukum, maupun terapi dan rehabilitasi bagi para korban penyalahgunaan narkoba," jelas Cellica.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus