Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    KPID Jabar Dukung IBRAF Gelar Pertemuan Penyiaran Dunia

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_21424.jpg

    BANDUNG-Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat mendukung OIC Broadcasting Regulathory Authority Forum (IBRAF) yang akan menyelenggarakan pertemuan penyiaran dunia di Kota Bandung pada 22–24 Februari 2017.

    Ketua KPID Jabar, Dedeh Fardiah mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan beberapa KPID lain untuk mensukseskan penyelenggaraan penyiaran internasional tersebut.

    "Karena ini diselenggarakan di Bandung Jawa Barat maka kita akan mendukung penuh kegiatan ini," katanya kepada wartawan di Bandung, Sabtu (18/2/2017).

    Dedeh mengatakan Jawa Barat ditunjuk sebagai tuan rumah ajang tersebut. Sejauh ini persiapannya melakukan koordinasi dengan KPID lain, juga sudah mensosialisasikan kegiatan ini di beberapa media lokal Jawa Barat.

    "Persiapan sejauh ini, kami sudah berkoordinasi dengan KPID lain, juga mensosialisasikannya di berbagai media lokal Jawa Barat," ujarnya.

    Adanya kegiatan ini, sambung Dedeh, bisa menginspirasi lembaga penyiaran di Jabar. Sebab di dunia internasional pun ternyata ada regulasinya tentang penyiaran tersebut.

    Lebih lanjut Dedeh menjelaskan pihaknya ingin menguatkan kembali peran KPID karena akhir-akhir ini isu nasional yang berkembang bahwa Jabar mengalami pengkerdilan karena menerima informasi dari sumber yang kurang tepat.

    "Adanya pertemuan penyiaran internasional ini mampu menguatkan kembali fungsi keberadaan KPID," tegasnya.

    Selain itu kegiatan ini bisa dijadian sebagai bahan evaluasi dan inspirasi kekurangan KPID. Sebab negara peserta yang akan hadir bukan hanya negara yang tergabung dalam OKI saja melainkan negara-negara yang maju di bidang penyiaran pun akan turut hadir.

    "Sharing yang nanti disampaikan oleh para delegasi itu kan sangat bermanfaat buat kita dan menjadi bahan evaluasi kekurangan dan kelebihannya apa, sudah diterapkan di Jabar atau belum itu yang menjadi penting bagi kami di KPID Jawa Barat," pungkasnya. (MAT)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus