Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Gebyar Hari Jadi ke-204 Kabupaten Garut

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_21439.jpg

    GARUT-Wakil Bupati Garut dr. Helmi Budiman menyoroti Perayaan Hari Jadi ke-204 Kabupaten Garut, yang dinilainya belum terasa gebyarnya. Ia meminta agar segala bentuk kegiatan yang diinisiasi masyarakat agar diapresiasi sebagai bentuk pengharagaan atas inisiatif masyarakat dalam mengekspresikan kegembiraannya dalam merayakan hari Jadi ke-204 Kabupaten Garut.

    Saat memimpin Apel Gabungan Pegawai di Lingkungan Pemkab Garut, Senin (20/2/2017), di Lapang Setda Kabupaten Garut, dr. Helmi meinta SKPD membantu masyarakat sebagai bentuk pengharagaannya, meski kegiatan mereka murni dari swadaya mereka.

    “Coba Saudara lihat, salah satu pelaksanaan kegiatan pamidangan domba kemarin, adalah bentuk kegiatan yang diinisiasi masyarakat tanpa membebani APBD. Inisiatif masyarakt hendaknya patut kita hargai,” ungkapnya di hadapan peserta apel.

    Menurut Helmi, Gebyar Hari Jadi Garut jangan mengesankan image kegiatan milik individu atau kelompok, namun menjadi bagian kegiatan bersama yang patut diangkat. Selain dengan gebyar ini setidaknya berkontribusi bagi peningkatan kunjungan wisata di daerahnya.

    Gebyar budaya tahun ini dimaksudkan agar segenap masyarakat Kabupaten Garut bersama pemerintah daerah dapat mengenang dan mengambil hikmah perjalanan Kabupaten Garut sejak abad yang lalu hingga masa kini dan masa yang akan datang menyongsong Garut Emas  dengan tema “Mapag Abad Kadigjayaan”.

    Tujuannya agar terwujud sinergitas, guna akselerasi proses kemajuan dan kemakmuran masyarakat Kabupaten Garut di masa yang akan datang, serta mempromosikan dan mengembangkan semua potensi sumberdaya yang ada di Kabupaten Garut

    Rangkaian kegiatan diisi acara pokok Ziarah ke Makam Leluhur Garut, Makam R.A.A. Adiwijaya Bupati Garut pertama, dirangkai pelaksanaan Upacara Hari Jadi ke-204 Kabupaten Garut, dan Rapat Paripurna Sidang istimewa DPRD.

    Mulai 22 Februari 2017 masyarakat akan disuguhi berbagai hiburan kesenian tradisional, islami dan kesenian modern. Tahun ini panitia mengundang utusan kedutaan besar dari 4 benua (Amerika, Asia, Eropa, dan Australia).

    Pembukaan ditandai suguhan kesenian tradisional melibatkan 22 komunitas kesenian yang ada di Garut, serta turut menyemarakkan  helaran budaya dari 5 kabupaten di Jawa Barat, 5 Provinsi,  dan seni budaya dari empat benua.

    Di arena Pameran Industri Pariwisata, Alun-alun Garut, sejak 22 hingga 26 Februari akan disuguhi pameran berupa produk unggulan, serta menyiapkan panggung untuk pentas seni tradisional dan modern. Di arena ini pula akan berlangsung parade tukang cukur Garut, dengan melibatkan 150 tukang cukur yang sehari-hari membuka jasanya di beberapa kota di Indonesia.

    Sedangkan dihari berikutnya (23/2/2017) digelar Defille Batik Garutan yang sudah menjadi agenda rutin, akan melengkapi Gelar Budaya kali ini dengan melibatkan, SKPD, camat, dan BUMD.

    Sehari sebelum penutupan, tanggal 25 Februari akan berlangsung Gebyar Mobil Hias. Rangkaian Kegiatan Hari Jadi Garut ke-204 akan ditutup dengan Kegiatan Napak Tilas pada Hari Minggu, 26 Februari 2017.

    Meski demikian, masih banyak gelaran acara memeriahkan Hari Jadi Garut, termasuk Jalan Sehat bersama Polres Garut pada tanggal 26 Maret dengan start dari Mapolres, Pos II di Makodim 0611 Garut dan Finish di Lapang Ngamplang. Sedangkan Festival Minum Kopi di area Car Free Day dilaksanakan di akhir Pebruari bertepatan menjelang penutupan acara Gebyar Budaya Garut 2017.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus